Cerita Sopir Tim Keamanan Joe Biden, Mesin Mobil Tak Boleh Mati Meski Sedang Berhenti

Merdeka.com - Merdeka.com - Presiden Amerika Serikat (AS) Joe Biden adalah salah satu kepala negara yang datang ke Bali, mengikuti konferensi tingkat tinggi (KTT) G20. Biden tiba di Bali pada Minggu (13/11) malam.

Namun beberapa hari sebelum kedatangan Biden ke Bali, sejumlah tim pengamanannya telah terbang lebih dulu ke Bali, mempersiapkan kedatangan sang presiden. Tim ini bertugas untuk mengecek kondisi sekitar di mana presiden menginap, termasuk mengecek rute menuju rumah sakit internasional.

Salah seorang sopir yang mengangkut tim pengamanan Biden menceritakan pengalamannya bagaimana ketatnya peraturan yang mereka terapkan. Ida Bagus Gede Agus Setyawan mengatakan, tim Biden ini adalah orang-orang yang gesit dan gerak cepat. Bahkan dia tidak boleh mematikan mesin mobil.

Agus mengatakan tim Biden ini datang beberapa hari sebelum Biden mendarat di Bali. Dia bertugas mengantar jemput tim ini dari hotel menuju bandara selama dua hari. Tim Biden yang diangkut Agus sebanyak enam orang.

Menurut Agus, tim keamanan Biden ini cukup teliti. Kendaraan yang dipakai harus dicek terlebih dulu. Mobil juga harus tetap siap dan mesin mobil tidak boleh dimatikan.

"Mobil hidup terus," ujarnya kepada merdeka.com, Kamis (17/11).

Agus menuturkan, bekerja dengan tim Biden ini harus serba cepat.

"Pokoknya lain lah," cetusnya.

Kendati tim Biden ini cukup ketat dalam segi pengamanan dan sangat menjaga privasi, Agus mengatakan mereka tidak memiliki permintaan khusus kepada travel yang menyediakan jasa angkutan.

Agus mengatakan ini pertama kali dia bertugas mengantar jemput tim kepresidenan AS. Sebelumnya dia juga pernah mengangkut tim dari pejabat Malaysia dan Singapura namun tidak seketat tim kepresidenan AS. [pan]