Cerita Sri Mulyani Terpapar Covid-19 Saat Dinas di AS dan Manfaat Telah Divaksin

Merdeka.com - Merdeka.com - Menteri Keuangan Sri Mulyani Indrawati mengakui sempat terpapar virus corona di Washington DC, Amerika Serikat. Dia terinfeksi Covid-19 usai menjalani rangkaian pertemuan IMF-WBG Spring Meetings 2022.

Tidak kurang 4 acara pertemuan dihadiri secara fisik selama perjalanan dinasnya. Selama itu pula dia mengaku banyak melepas maskernya yang diduga menjadi penyebabnya. Mengingat aturan di Amerika Serikat telah memperbolehkan aktivitas tanpa masker.

"Di tengah cuaca musim semi yang relatif masih dingin dan hujan serta dalam kondisi puasa, saya akhirnya tertular Covid-19," ungkap Menteri Sri Mulyani dalam akun instagramnya @smindrawati, dikutip merdeka.com, Selasa (10/5).

Beruntungnya, kata Menteri Sri Mulyani, dia telah mendapatkan vaksin Covid-19 lengkap dan booster jenis MRNA. Sehingga gejala yang ditimbulkan tidak parah. Hanya batuk, pilek dan sakit kepala.

"Saya hanya mengalami gejala sangat ringan. Batuk sedikit dan pilek dengan sedikit sakit kepala beberapa hari," kata dia.

Menurut aturan di Amerika Serikat, pasien dengan gejala ringan harus menjalani isolasi mandiri di New York. Dia pun menjalani isolasi mandiri di sebuah hotel.

Dalam beberapa foto yang dibagikan, Menteri Sri Mulyani menunjukkan dirinya tengah berjemur di dekat jendela kamar hotel. Aktivitasnya setiap pagi berjemur di jendela, sambil membaca buku.

"Saya ditemani buku RAFA - My Story tentang petenis juara dunia Rafael Nadal," kata dia.

Buku tersebut menceritakan etos dan sikap disiplin sangat tinggi, humility dan dukungan keluarga yang sungguh luar biasa. Menurutnya, cerita RAFA sangat inspiratif dan menambah perspektif hidup tentang mental juara digembleng. Termasuk peran keluarga sangat penting dalam membentuknya menjadi manusia yang baik, rendah hati dan ulet.

"Buku RAFA menjadi teman yang menambah semangat saya untuk pulih kembali," ungkapnya.

Masa Isolasi Mandiri

mandiri
mandiri.jpeg

Masa isolasi mandiri pun selesai dalam waktu singkat. Bendahara negara ini memutuskan segera kembali ke Indonesia. Dia pun merayakan hari Lebaran bersama keluarga besarnya di Semarang.

"Alhamdulillah, saya sembuh dalam waktu yang relatif singkat, sehingga segera bisa kembali ke Indonesia dan tetap dapat merayakan Idul Fitri bersama keluarga di Semarang," ungkapnya.

Belajar dari pengalamannya, Menteri Sri Mulyani meminta masyarakat untuk mengikuti aturan pemerintah. Mendapatkan vaksin Covid-19 lengkap beserta boosternya. Sehingga bisa meminimalisir dampak yang diakibatkan jika suatu hari terpapar virus corona.

"Sebaiknya disiplin mengikuti jadwal vaksinasi sesuai anjuran pemerintah. Itu untuk manfaat dan kepentingan serta keamanan anda sendiri dan melindungi juga keluarga anda," kata dia.

"Bila anda sehat, kegiatan masyarakat akan normal kembali, ekonomi akan pulih, dan keuangan negara juga akan menjadi sehat lagi!Tetap disiplin kesehatan. Jangan lupa vaksin lengkap serta booster," pesannya. [bim]

Tujuan kami adalah menciptakan tempat yang aman dan menarik bagi pengguna untuk terhubung melalui minat dan kegemaran. Untuk meningkatkan pengalaman komunitas, kami menangguhkan sementara fitur komentar artikel