Cerita Stevan Pasaribu 'Berdarah-darah Tapi Tak Dianggap'

Tasya Paramitha, Isra Berlian
·Bacaan 1 menit

VIVA – Setelah sukses dengan single Belum Siap Kehilangan, kini penyanyi Stevan Pasaribu kembali merilis lagu kedua berjudul Hatiku di Kakimu. Single kedua ini rencananya akan dirilis Jumat, 9 April 2021.

Menurut Stevan, ini merupakan lagu yang menceritakan tentang perjuangan seseorang. Namun, perjuangan tersebut tidak dianggap oleh orang lain.

Klik halaman berikutnya untuk melanjutkan.

"Lagunya tentang perjuangan yang sampai berdarah-darah, tapi yang diperjuangkan enggak menganggap," kata dia dalam virtual conference, Kamis, 8 April 2021.

Lagu ini sendiri semakin mengena di hati para penikmat musik, taktkala penggunaan kata-kata yang mengena. Terlebih lagi penggunaan kata 'berdarah-darah namun tidak dianggap' yang terdapat pada reff lagu tersebut.

"Di reff ada kata-kata yang jarang dipakai dilagu tapi sering didengar, 'Berdarah-darah tapi tidak dianggap'. Menurut aku kata-kata sangat bagus di lagu pas didengar ngeh," jelas dia. Baca terus artikel ini sampai selesai untuk melihat berita selengkapnya.

Untuk semakin menguatkan isi dan pesan dari lagu tersebut, video klip lagu itu pun dikemas secara apik. Yang mana menceritakan tentang perjuangan seorang pria yang bekerja mencari uang untuk menyenangkan sang kekasih, namun sayangnya sang kekasih malah berselingkuh dengan pria lain.

"Tema cinta tentang berjuang mati-matian buat nyenengin pacar gue. Gue mengerjakan banyak pekerjaaan buat dapat income besar. Ada titik berdarah-darah untuk dapat duit itu, tapi ternyata pacar gue selingkuh dan ketahuan di ending. Ketahuan selingkuhan di tempat mewah, lihat gue pakai motor butut tapi enggak dianggap," jelas dia.

Menariknya, lagu dalam proses penggarapan video klip tersebut diketahui bahwa Stevan Pasaribu sempat berlatih akting. Sehingga dalam video klip tersebut dapat menciptakan suasana yang mengena.