Cerita Sukses Usaha Pastel yang Dimulai Sambil Momong Anak

·Bacaan 2 menit

Liputan6.com, Jakarta Kesuksesan tak akan ada tanpa usaha. Kerja keras dan ketekunan menjadi salah satu kunci dari kesuksesan sebuah usaha, termasuk di bidang kuliner.

Seorang wanita berbagi cerita di balik kesuksesannya berjualan pastel. Hal tersebut dibagikan melalui sejumlah video di akun TikTok @priskilanoviana.

Dalam unggahan itu, wanita bernama Noviana ini bercerita tentang awal usaha tersebut. Sebelumnya, ia merupakan seorang penyintas kanker payudara.

Setelah sembuh dari kanker, ia ingin melakukan sesuatu sebagai bentuk syukur atas berkah yang diberikan Tuhan kepadanya. Ia memutuskan untuk berjualan pastel yang seluruh prosesnya dikerjakannya sendiri.

Mulai dari memotong kentang, wortel, bahan isian lainnya sampai membuat kulit pastel, ia lakukan secara manual seorang diri. Ia pun tak mau mengeluh meski harus membuat pastel tersebut sembari memomong anaknya yang masih kecil. Dalam video tersebut, ia terlihat sedang menggoreng sambil menggendong anak dan ditemani satu anaknya lagi yang lebih tua.

Meski begitu, ia sempat ingin menyerah dengan apa yang ia lakukan. Ia berpikir ingin berhenti membuka usaha dan cukup menikmati gaji suami saja. Hal ini sempat ia pikirkan karena usaha kuliner yang ia jalankan cukup rumit dan melelahkan.

* Untuk mengetahui kebenaran informasi yang beredar, silakan WhatsApp ke nomor 0811 9787 670 hanya dengan ketik kata kunci yang diinginkan.

Fokus Mengejar Mimpi

Cerita Sukses Usaha Pastel yang Dimulai Sambil Momong Anak. foto: TikTok @priskilanoviana
Cerita Sukses Usaha Pastel yang Dimulai Sambil Momong Anak. foto: TikTok @priskilanoviana

Namun, ia kemudian ingat bahwa dirinya sangat ingin punya toko kue dan industri rumahan sendiri. Ia membuang semua lelah dan alasan untuk berhenti. Telinganya ia tutup rapat dari omongan orang yang hanya ingin menjatuhkan atau melemahkan semangatnya.

Noviana kembali fokus untuk mengejar mimpi-mimpinya dan berani membayar harga untuk kesuksesan kelak. Kini usaha pastel yang ia rintis sudah berkembang pesat dan memiliki sejumlah karyawan karena pesanan yang terus meningkat.

Video yang diunggahnya mampu menarik banyak perhatian warganet. Beragam komentar memenuhi unggahannya. "Sukses terus buat usahanya ya. Semoga dilimpahkan rezeki dan keluarga sehat selalu," komentar seorang warganet.

"Salut. Jadi ibu yang membangun bisnis itu memang tidak mudah. Semoga selalu lancar usahanya," komentar warganet lainnya.Sampai berita ini ditulis, salah satu unggahannya pada 31 Agustus 2021 sudah dilihat lebih dari 749 ribu kali dan disukai lebih dari 17 ribu kali.

Penjual Nasi Lemak

Cerita Sukses Usaha Pastel yang Dimulai Sambil Momong Anak. foto: TikTok @priskilanoviana
Cerita Sukses Usaha Pastel yang Dimulai Sambil Momong Anak. foto: TikTok @priskilanoviana

Beberapa waktu lalu juga sempat viral video seorang wanita asal Malaysia, yang menjual paket nasi lemak hanya dengan RM1 atau setara dengan Rp3.500 untuk memenuhi kebutuhannya sehari-hari. Dikutip dari laman Mirror, 11 Agustus 2020, cerita wanita penjual nasi lemak dibagikan oleh seorang warganet di akun Twitter @RoobGanesan.

Dalam cuitan itu ia mengatakan sering melihat wanita yang ia sebut ‘Aunty’ atau Bibi itu mendirikan warung kecil di pinggir jalan hanya dengan meja seadanya. Wanita itu ternyata juga seorang penyintas kanker.

"Saya membeli 10 paket untuk saya bagikan ke staff saya. Sambil dia melayani, saya mengajaknya mengobrol. Ternyata dia juga penderita kanker yang hidupnya terpengaruh oleh periode MCO," tulis Ganesan. Merasa sedih dan bersimpati dengan nasib wanita tersebut, Ganesan kemudian membantu wanita tersebut menemukan sumber pendapatan baru.

Ia merekomendasikan pekerjaan mengupas bawang di sebuah restoran milik temannya. Mendengar ajakan tersebut, Aunty pun sangat senang dan berterima kasih.

Cara Aman Pesan Makanan via Online dari Covid-19

Infografis Cara Aman Pesan Makanan via Online dari Covid-19. (Liputan6.com/Abdillah)
Infografis Cara Aman Pesan Makanan via Online dari Covid-19. (Liputan6.com/Abdillah)
Tujuan kami adalah menciptakan tempat yang aman dan menarik bagi pengguna untuk terhubung melalui minat dan kegemaran. Untuk meningkatkan pengalaman komunitas, kami menangguhkan sementara fitur komentar artikel