Cerita Suporter di Piala AFF 2020: Warga Malaysia dan Vietnam Seperti Pulang Kampung, Menanti Dukungan untuk Timnas Indonesia

·Bacaan 2 menit

Bola.com, Singapura - Piala AFF 2020 telah bergulir di Singapura. Ajang ini semestinya digelar tahun lalu. Namun, pandemi COVID-19 membuat pesta sepak bola ASEAN ini mundur setahun.

Piala AFF 2020 menuntaskan dahaga suporter akan euforia sepak bola. Apalagi, ajang ini bisa dihadiri penonton meski dalam jumlah terbatas.

“Sejujurnya, saya merasa sangat emosional ketika lagu kebangsaan dimainkan sebelum pertandingan. Saat itu, saya memikirkan keluarga saya di rumah dan dua tahun terakhir berada jauh dari mereka," kata suporter Malaysia, Ariff Jamaludin di Stadion Bishan dikutip dari The Straits Times.

Ariff, yang bekerja di industri penerbangan, adalah satu dari 518 fans yang menyaksikan pertandingan pembuka Grup B. Tiket untuk hari itu, termasuk duel Vietnam dan Laos, terjual habis, dengan maksimum 1.000 orang yang diperbolehkan masuk ke venue.

“Untuk sementara waktu nonton bola, saya lupa ada COVID. Sejak beli tiket, saya sangat senang berada di sini dan tidak bisa menjelaskan betapa senangnya. Saya berada di sekitar orang Malaysia lainnya menonton tim nasional kami."

"Hari ini adalah salah satu hari terbaik yang saya alami belakangan ini."

Ariff terdampar di Singapura selama lebih dari 20 bulan karena pandemi. Rasa sakit dan keputusasaan pria berusia 24 tahun itu hilang selama 90 menit saat ia bergabung dengan beberapa ratus rekan senegaranya saat menyaksikan Harimau Malaya merebut kemenangan perdana di Piala AFF 2020.

Hiburan di Tengah Pandemi

Ilustrasi Suporter Vietnam. (Bola.com/M.Iqbal Ichsan)
Ilustrasi Suporter Vietnam. (Bola.com/M.Iqbal Ichsan)

Suporter Vietnam, Tan Nguyen, seorang insinyur perangkat lunak dari Hanoi yang telah tinggal di Singapura selama tiga tahun terakhir, juga berada di Bishan untuk menonton tim nasionalnya untuk pertama kalinya.

"Ketika saya berada di Vietnam, saya tidak mendapatkan kesempatan untuk menonton tim karena mereka tidak bermain di kota saya terlalu sering. Begitu tiket dirilis, saya segera membeli tiket semua pertandingan Vietnam."

Rekan senegaranya Dinh Ha Nguyen, bahkan membawa putra dan putrinya.

"Orang-orang Vietnam senang bersama satu sama lain, jadi saya sangat senang melihat semua baju merah di sini.

"Tapi saya melihat sekeliling dan melihat para penggemar dari semua negara lain seperti Malaysia dan Kamboja, itu membuat saya merasa seperti kita semua berada di masa normal lagi."

Sumber: The Straits Times

Tujuan kami adalah menciptakan tempat yang aman dan menarik bagi pengguna untuk terhubung melalui minat dan kegemaran. Untuk meningkatkan pengalaman komunitas, kami menangguhkan sementara fitur komentar artikel