Cerita tentang Eks Menteri Edhy Prabowo, Apartemen dan Pebulu Tangkis Putri Indonesia

·Bacaan 4 menit

Liputan6.com, Jakarta - Pebulu tangkis nasional perempuan, Debby Susanto tengah jadi sorotan publik Tanah Air lantaran diduga memiliki kedekatan dengan mantan Menteri Kelautan dan Perikanan Edhy Prabowo.

Belakangan, juara All Englang 2016 bersama Praveen Jordan tersebut membantah kabar tersebut. Debby mengaku tak mengenal sosok Edhy Probowo yang menjadi tersangka kasus dugaan suap terkait izin ekspor benih lobster (benur) di Kementerian Kelautan dan Perikanan (KKP).

Terlebih saat dia dikaitkan dengan satu unit apartemen di bilangan Kalibata, Jakarta Selatan yang konon dibiayai Edhy untuknya dan Keysa Maulitta Putri.

"Saya saja baru tahu sosok dia ketika ramai kasus ekspor benih lobster kemarin. Jadi tidak benar bahwa saya telah menerima berbagai macam bantuan dan juga satu unit apartemen seperti yang diberitakan," kata Debby Susanto lewat video di akun Instagramnya.

Sementara itu, meski mengaku kenal hingga menyewakan sebuah apartemen, Edhy Prabowo menyatakan tak memiliki hubungan khusus baik dengan Debby maupun Kesya.

Sebelumnya, mantan kader Gerindra tersebut mengatakan telah menyewakan satu unit apartemen untuk dua pebulu tangkis perempuan. Pengakuan Edhy Prabowo itu pun membuat penyidik Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) mendalami setiap aliran uang yang masuk keluar dan diduga dihasilkan dari tindak pidana suap.

"Aliran dana dan penggunaannya masih akan terus didalami," ujar Plt Juru Bicara KPK Ali Fikri saat dikonfirmasi, Kamis, 4 Februari kemarin.

Berikut sederet penjelasan Edhy Prabowo terkait satu unit apartemen untuk pebulu tangkis putri Indonesia:

Sudah Biasa dan Tak Ada Hubungan Khusus

Mantan Menteri Kelautan dan Perikanan Edhy Prabowo (EP) menjelaskan kedekatannya dengan pebulu tangkis putri Indonesia yang dikaitkan dengan kasus suap perizinan ekspor benih lobster (benur).

"Saya banyak dekat dengan pebulu tangkis laki-laki maupun perempuan, ya semuanya kita sama ratakan. Hanya saja kalau ada dianggap mengirim uang ke sana itu kan saya sering beli kok, beli raket, beli kok badminton, beli alat-alat segala macamnya. Itu kan tinggal dilihat saja," kata Edhy Prabowo, usai diperiksa di Gedung Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK), Jakarta, Rabu, 3 Februari 2021.

Ia mengaku pengiriman uang untuk peralatan bulu tangkis kadang-kadang juga dilakukan melalui asisten pribadinya, dan tidak ada maksud lain kecuali untuk kepentingan olahraga.

Namun, ia mengaku pada 2010 pernah menyewakan unit apartemen untuk dua pebulu tangkis, yaitu Keysa Maulitta Putri dan Debby Susanto.

"Katanya saya memberikan apartemen, kalau Keysa sama Debby saya sudah sewakan apartemen di Kalibata City sudah lama sejak 2010 begitu saya kenal dia. Tetapi sampai sekarang tidak ada hubungan khusus, bisa dibuktikan tanya sendiri sama yang bersangkutan," katanya seperti dikutip dari Antara.

Sebelumnya, KPK pernah mencecar saksi Amiril Mukminin selaku sekretaris pribadi Edhy perihal adanya arahan tersangka Edhy mengenai penggunaan uang untuk pembelian mobil dan juga sewa apartemen untuk pihak-pihak lain yang diduga bersumber dari penerimaan atas izin ekspor benih lobster.

Debby Tak Kenal Edhy

Debby pun akhirnya angkat suara saat namanya disebut-sebut sabagai orang yang telah menerima bantuan dari Edhy Prabowo.

Berita tersebut menyatakan Debby menerima bantuan sejak 2010 dari mantan menteri kelautan dan perikanan itu.

Bantuan yang diberikan kepada Debby Susanto berupa uang untuk membeli peralatan olahraga. Selain itu, mantan pebulu tangkis ganda campuran ini juga disewakan satu unit apartemen di bilangan Kalibata, Jakarta Selatan.

Bagi Debby Susanto, berbagai pemberitaan itu telah menyudutkan dirinya dan membuat nama baiknya tercoreng. Juara All England 2016 bersama Praveen Jordan tersebut menegaskan tidak mengenal Edhy Prabowo.

"Saya tidak pernah kenal dan bahkan saya tidak pernah bertemu secara langsung dengan Bapak Edhy Prabowo," kata Debby Susanto lewat video di akun Instagramnya.

Debby menegaskan apa yang dia nikmati saat ini merupakan murni hasil jerih payah di bulu tangkis.

"Tuduhan ini sangat tidak berdasar. Apa yang saya nikmati saat ini, murni dari hasil jerih payah saya sebagai atlet bulu tangkis," ujarnya.

Terganggu

Pernyataan Edhy soal pembiayaan sewa apartemen dilakukan pada 2010 saat Debby keluar dari anggota PBSI dan menempat posisi 96 dunia, juga dibantahnya.

"Perlu ditekankan pada 2010 saya masih aktif sebagai atlet PBSI, bermain ganda campuran dengan Muhammad Rijal, dan menempati urutan 20 dunia saat itu," katanya, Kamis, 4 Februari kemarin.

Karena itu, Debby mengatakan, dia dan keluarga merasa terganggu namanya dikaitkan dalam perkara yang sedang menjerat Edhy Prabowo tersebut. Bahkan, menurut Debby, hal tersebut merupakan pencemaran nama baik dirinya.

"Hal ini merupakan pencemaran nama baik bagi saya dan keluarga. Saya belum tahu kenapa bisa nama saya ikut terbawa. Sampai saat ini kami masih memastikan sumber awal yang menyebutkan nama saya bisa terbawa," kata dia.

Pengacara Ralat, Pebulu Tangkis Itu Bukan Debby

Tim kuasa hukum mantan Menteri Kelautan dan Perikanan Edhy Prabowo, Soesilo Aribowo, mengklarifikasi pernyataan kliennya soal nama pebulu tangkis yang dibiayai sewa apartemen. Menurut Soesilo, pebulu tangkis yang dimaksud bukan Debby Susanto.

"Rasanya bukan Debby Susanto ya, saya tidak pernah mendengar soal nama itu," kata Soesilo saat dikonfirmasi, Jumat (5/2/2021).

Soesilo menyebut, pebulu tangkis yang dimaksud Edhy Prabowo adalah Devy. "Devy," ucap Soesilo singkat.

Menurut Soesilo, pembiayaan sewa apartemen oleh Edhy Prabowo terhadap pebulu tangkis wanita itu terjadi saat kliennya duduk sebagai anggota DPR Fraksi Gerindra. Sehingga peristiwa tersebut terjadi sebelum Edhy menjabat sebagai Menteri Kelautan dan Perikanan.

"Setahu saya hanya satu ketika Pak EP anggota DPR, cuma siapa, saya kurang paham," kata Soesilo.

Saksikan video pilihan di bawah ini: