Cerita WakaOps Cartenz Boyong Keluarga ke Papua Setelah 2 Kali Lebaran Tak Bersama

Merdeka.com - Merdeka.com - Momen Hari Raya Idul Fitri selalu dinantikan semua umat muslim. Hari kemenangan setelah sebulan penuh menjalani ibadah puasa pun diharapkan ditutup dengan berkumpul bersama keluarga yang menjadi salah satu budaya di masyarakat Indonesia.

Momen berkumpul bersama keluarga atau saudara di hari lebaran memang menjadi kehangatan yang tiada dua. Hal itu pun turut dirasakan WakaOps 2 Damai Cartenz 2022 Kombes Pol Faisal Ramdhani yang telah dua tahun menunggu momen tersebut.

Bukan tanpa alasan, Faisal menahan dua tahun rindu merayakan momen lebaran bersama keluarganya. Karena dirinya yang harus bertugas kala itu sebagai Kasatgas Gakkum Nemangkawi harus tetap menjaga wilayah Papua.

"Alhamdulillah, lebaran tahun ini bisa merayakan bareng keluarga," tutur Faisal saat dihubungi merdeka.com, Senin (2/ 5).

Meski lebaran tak dirayakan di rumahnya yang berada jauh di Jakarta, namun dengan memboyong keluarganya untuk datang ke Jayapura tempat dirinya bertugas saat ini. Sudahlah cukup mengobati rindu yang diidamkan sejak dua tahun lalu.

"Biasanya hanya video call, tetapi sekarang tiga anak, istri saya suruh datang ke Jayapura. Alhamdulillah sekarang sudah bisa datang. Beda kalau dulu (dua tahun lalu) tidak boleh mudik dan saya bertugas di Ilaga sana di atas gunung," ujar Faisal.

Selain mengobati rasa rindu, Faisal mengakui jika momen lebaran yang akhirnya bisa dirasakan berkumpul dengan keluarganya tahun ini telah mengobati rasa khawatir. Dimana dia sudah sekitar empat tahun lebih harus bertugas di wilayah Papua

"Kalau khawatir pastilah, namanya manusia kita pasti punya rasa khawatir. Tapi kan namanya tugas itu yang pertama. Kedua ya tanggung jawab dengan tugas," ujar Faisal.

Terlebih, Faisal merasa jika apa yang dilakukannya saat ini menjalankan tugas mengamankan Papua dari segala gangguan, konflik, atau apapun tidaklah seberapa jika dibandingkan perjuangan mempertahankan Bumi Cendrawasih

"Dan terlebih lagi apa yang kita lakukan untuk Papua ini kecil sebetulnya. dari harga yang harus kita bayar jika Papua lepas toh. jadi sebetulnya apa yang kita lakukan tidak seberapa daripada negara yang berikan," tuturnya.

Tugas Satgas Damai Cartenz

Untuk diketahui, masa kerja Satgas Nemangkawi akan berakhir 25 Januari 2022 mendatang. Satgas ini sebelumnya bekerja menumpas kejahatan kelompok separatis teroris (KST) di bumi Cenderawasih, Papua.

Sebagai gantinya, dibentuklah tim baru melibatkan 1.925 personel gabungan dari TNI dan Polri. Lewat Operasi Damai Cartenz 2022, tim mulai bekerja 17 Januari 2022 hingga Desember 2022.

Operasi ini dilaksanakan sebagai upaya memberikan rasa aman bagi seluruh masyarakat Papua. Bertindak sebagai kepala operasi damai ini adalah Kapolda Papua Irjen Mathius D Fakhiri.

Dalam operasi juga dilakukan pembinaan yang disebut sebagai pendekatan pembinaan masyarakat (binmas) noken dengan melibatkan tokoh agama, tokoh masyarakat, tokoh adat untuk memberikan imbauan agar menciptakan stabilitas kamtibmas.

"Namanya itu binmas noken atau pendekatan kepada masyarakat," ujar Karopenmas Div Humas Polri Brigjen Ahmad Ramadhan, Minggu (16/1/2022).

Pada dasarnya, operasi Damai Cartenz juga akan menerapkan upaya penegakan hukum. Hanya saja, lebih diutamakan yang bersifat preventif.

Selain itu, nantinya Operasi Dama Cartenz ini juga akan memberikan sejumlah pelatihan terhadap masyarakat. Seperti pertanian, perikanan, serta pendidikan atau belajar mengajar. [eko]

Tujuan kami adalah menciptakan tempat yang aman dan menarik bagi pengguna untuk terhubung melalui minat dan kegemaran. Untuk meningkatkan pengalaman komunitas, kami menangguhkan sementara fitur komentar artikel