Cerita Warga Bogor: Angkot Baru Dicuci Tercebur Sungai, STNK-SIM Hanyut

Merdeka.com - Merdeka.com - Nasib sial sedang menimpa Sumardi (59). Angkot yang dikemudikannya terperosok ke sungai di Desa Cijujung, Kecamatan Sukajara, Kabupaten Bogor, Senin (20/6) sekitar pukul 06.20 WIB.

Ironisnya lagi, angkot dengan nomor trayek 08 itu, baru saja selesai dicuci steam. Diduga Sumardi salah menginjak pedal. Harusnya mengerem, justru meningkatkan laju mobil, hingga terperosok ke sungai.

"Dia mau bergerak dari area cuci steam hilang kendali dan terperosok jatuh ke dalam kali. Tadi kami terima laporan sekitar pukul 06.30 WIB," kata Kanit Gakkum Satlantas Polres Bogor, Ipda Angga Nugraha.

Beruntung, Sumardi hanya mengalami luka ringan akibat kecelakaan ini. Namun, kesialan berlanjut ketika dia mengetahui bahwa Surat Tanda Nomor Kendaraan (STNK) angkotnya hanyut terbawa arus sungai.

"STNK dan SIM A tidak ada, sepertinya terseret arus sungai. Pengemudi dibawa ke Rumah Sakit FMC karena mengalami luka lecet di tangan dan kaki. Tapi sudah pulang setelah mendapat pengobatan," jelas Angga.

Kepolisian pun harus menggunakan mobil derek untuk mengevakuasi angkot berwarna hijau jurusan Citeureup-Pasar Anyar tersebut. Sementara kerugian ditaksir sekitar Rp10 juta.

Diketahui, Sumardi beralamat di Kelurahan Lebaksari, Kecamatan Parakan Salak, Kabupaten Sukabumi. [rnd]

Tujuan kami adalah menciptakan tempat yang aman dan menarik bagi pengguna untuk terhubung melalui minat dan kegemaran. Untuk meningkatkan pengalaman komunitas, kami menangguhkan sementara fitur komentar artikel