Cerita Zulkifli Hasan Ditunjuk Jokowi Jadi Mendag Kurang Dari 24 Jam

Merdeka.com - Merdeka.com - Presiden Joko Widodo baru saja melantik Zulkifli Hasan sebagai Menteri Perdagangan. Ketua Umum Partai Amanat Nasional (PAN) ini mengaku dapat perintah menggantikan Muhammad Lutfi kurang dari 24 jam.

Zulkifli bercerita, pada Selasa (14/6) malam mendapatkan kabar diminta untuk datang ke Istana Presiden. Dia pun bergegas menemui Jokowi sekitar jam 7 malam.

"Saya baru dikasih tahu semalam jam 7 diundang ke istana," ungkap Zulkifli usai Serah Terima Jabatan Menteri Perdagangan di kantor Kementerian Perdagangan, Jakarta, Rabu (15/6).

Pertemuannya dengan Presiden berlangsung satu jam. Dalam pertemuan tersebut Jokowi langsung meminta dirinya menjadi Menteri Perdagangan. Dalam pertemuan tersebut Jokowi menilai pengalaman dan sepak terjang dirinya sudah cukup mumpuni untuk menjadi menteri.

"Tolong Pak Zul dengan background Bapak yang suka ke bawah, mengerti mikro, ritel dan detail soal pangan, minyak goreng dan lain-lain," kata Zul menirukan ucapan Jokowi.

Malam itu pun dia langsung menerima pinangan Jokowi. Menurutnya tidak ada alasan untuk menolak permintaan orang nomor satu tersebut meskipun partainya bukan bagian dari partai koalisi pemerintah.

"Saya bulang penugasannya saya terima. Itu penugasan, amanah ya kalau merah putih merintah, ya kita harus sungguh-sungguh, menyempurnakan yang belum sempurna," tuturnya.

Jam 11 Siang Bergegas Menuju Istana

Kabar pelantikan dirinya sebagai Menteri Perdagangan baru diterimanya jam 11 siang. Dia bersama istrinya pun segera bergegas menuju Istana Kepresidenan untuk mengikuti upacara pelantikan.

Sebelum upacara pelantikan, Zulkifli ikut makan siang bersama dengan Presiden Jokowi. Semua ketua partai koalisi pemerintah hadir dalam makan siang sebelum upacara pelantikan.

Mulai dari Ketua Umum PDIP, Megawati Soekarno Putri, Ketua Umum Partai NasDem, Surya Paloh, Ketua Umum PKB, Muhaimin Iskandar, Ketua Umum Partai Gerindra, Prabowo Subianto. Kemudian Ketua Umum Partai Golkar, Airlangga Hartarto, Ketua Umum PPP Suharso Monoarfa, termasuk dirinya sebagai Ketua Umum PAN.

"Sampai di sana diajak makan sama ketua umum, ada Bang Airlangga, Surya Paloh, ada Cak Imin, Pak Prabowo, Pak Harso. Lengkap ketua partai (koalisi pemerintah)," pungkasnya. [idr]

Tujuan kami adalah menciptakan tempat yang aman dan menarik bagi pengguna untuk terhubung melalui minat dan kegemaran. Untuk meningkatkan pengalaman komunitas, kami menangguhkan sementara fitur komentar artikel