Chadwick Boseman Tampil di Film 21 Bridges, Ini 5 Fakta Menarik Sang Aktor

Liputan6.com, Jakarta - Awal tahun ini, kita tercengang dengan kemenangan Black Panther di ajang Oscars. Kemudian menyaksikan kembalinya Chadwick Boseman di Avengers: Endgame.

Bulan ini, kita kembali melihat aksi Chadwick Boseman di layar lebar. Bukan sebagai Raja Wakanda, tetapi Detektif Andre Davis yang mengusut kasus perampokan kokaina di sebuah rumah makan dalam film 21 Bridges.

Selain menjadi pemeran utama, Chadwick Boseman duduk di kursi produser. Berencana menonton 21 Bridges pekan ini? Sebelum ke bioskop, simak dulu 5 fakta menarik Chadwick Boseman, bintang film 21 Bridges, yang kami kumpulkan dari berbagai sumber.

1. Anak Asuh Denzel Washington

Foto: Hitflix

Chadwick Boseman lahir di Carolina Selatan, AS, 29 November 1977. Ayahnya, Leroy Boseman, seorang pekerja pabrik tekstil. Ibunya, Carolyn, adalah seorang perawat. Chadwick Boseman lulusan dua perguruan tinggi bergengsi, yaitu Universitas Howard Washington DC dan British American Dramatic Academy di Oxford, Inggris.

Menariknya, biaya pendidikan Chadwick Boseman selama kuliah di Univesitas Oxford ditanggung oleh aktor peraih 2 Piala Oscar, Denzel Washington. Siapa sangka, nama Chadwick Boseman kini mendunia berkat Black Panther.

2. Antara Basket dan Tinju

Chadwick Boseman.

Dibesarkan di kawasan Anderson, Chadwick Boseman pernah jadi atlet basket semasa sekolah. Ia masih bermain basket hingga usia 31 tahun. Saat ini, Chadwick Boseman menggeluti tinju.

Setelah menyelesaikan pendidikan, Chadwick Boseman memulai karier sebagai instruktur drama di Schomburg Junior Scholars Program dan menetap di New York. Pada 2008, ia memutuskan pindah ke Los Angeles untuk meniti karier di dunia akting. Debutnya di layar lebar ditandai dengan film The Express karya sineas Gary Fleder.

3. Bisa Menulis Naskah

Chadwick Boseman (YouTube/ Marvel Entertainment)

Siapa sangka Chadwick Boseman pernah menulis naskah drama panggung berjudul Deep Azure yang dipentaskan di Congo Square Theatre Company, Chicago, Illinois dan pada 2006. Karyanya dinominasikan di ajang penghargaan Joseph Jefferson.

Meski demikian hasratnya untuk berakting tak terbendung. Sejauh ini Chadwick Boseman telah memerankan tiga tokoh nyata, yaitu Jackie Robinson di film 42 (2013), James Brown di film Get On Up (2014), dan Thurgood Marshall di film Marshall (2017).

4. Doanya Dijawab Tuhan

Salah satu adegan film Black Panther. (Foto: Dok. IMDb/ Walt Disney)

Dibesarkan sebagai seorang Kristen dan telah dibaptis, Chadwick Boseman aktif di kelompok paduan suara gereja. Ia rajin berdoa untuk perkembangan kariernya di layar lebar. Salah satu doanya, ingin memerankan T’ Challa alias Black Panther. Siapa sangka, doa itu terkabul.

Pada 2016, Black Panther muncul sebagai "bintang tamu" di film Captain America: Civil War. Setahun kemudian, Black Panther dibuatkan film sendiri. Film ini diganjar 3 Piala Oscar dan mencetak 2 sejarah baru.

Pertama, Ruth E. Carter meraih Oscar Penata Kostum Terbaik sekaligus jadi seniman Afrika Amerika pertama yang menang kategori ini. Kedua, Hannah Beachler menang Oscar Penata Desain Produksi Terbaik. Ia seniman Afrika-Amerika pertama yang dinominasikan dan menang kategori ini.

5. Dampak Besar Black Panther

Chadwick Boseman. (Foto: Dok. IMDb/ Walt Disney)

Sejumlah kritikus menyebut Chadwick Boseman dan Black Panther membawa dampak besar terhadap industri film dunia. Chadwick membenarkan. Menurutnya, poin terpenting adalah melihat dampak Black Panther yang lebih besar daripada uang yang dihasilkannya.

"Film ini menjadi bagian dari kampanye Oscars yang mana bukan hal lazim untuk film jagoan. Kita tak bisa memungkiri itu. Saya menghadiri dan menjadi bagian Oscars karena Black Panther. Ini bukan sekadar film jagoan tapi eksistensi masyarakat kulit hitam di film jagoan," ulasnya dalam sebuah wawancara yang dipublikasikan Forbes, pekan lalu.