Chandra Liow Alami Badai Sitokin dan Kritis Seperti Deddy Corbuzier, Ini 5 Faktanya

·Bacaan 2 menit

Liputan6.com, Jakarta Baru-baru ini ada kabar mengejutkan datang dari YouTuber sekaligus aktor Chandra Liow. Ternyata pemeran karakter Lio dalam film Hit & Run tersebut baru saja sembuh dari Covid-19. Ia pun sempat alami badai sitokin hingga kritis seperti yang dialami Deddy Corbuzier.

Kabar ini diketahui melalui unggahan Instagram Chandra Liow yang menceritakan perjuangannya melawan Covid-19. Dalam unggahannya tersebut, diketahui ia positif Covid-19 pada 29 Juni 2021. Lalu pada 9 Juli 2021, ia pun masuk UGD dan nyawanya hampir kritis.

"29 Juni positif covid, 9 Juli harus masuk IGD, Badai Sitokin, Hati infected, Jantung infected, Ada pengentalan darah (D-Dimer 1500), Paru-paru infected sudah buram, Nyawa sudah kritis," tulis Chandra Liow dalam keterangan Instagramnya.

Selama dua bulan ia berjuang, akhirnya kini sembuh dan berpesan kepada semua orang untuk menjaga kesehatan. Berikut 5 fakta Chandra Liow alami badai sitokin yang Liputan6.com kutip dari berbagai sumber, Miggu (12/9/2021)

1. Sempat menghilang lebih dari 2 bulan, Chandra Liow positif Covid-19

Chandra Liow (Sumber: Instagram/chandraliow)
Chandra Liow (Sumber: Instagram/chandraliow)

Aktor dan YouTuber Chandra Liow selama dua bulan belakangan ini sempat tidak terlihat unggahan terbarunya dalam media sosial. Ternyata selama dua bulan belakangan ini ia sedang berjuang melawan Covid-19.

Hal ini diketahui dalam unggahan Instagramnya yang terbaru, di mana ia menceritakan perjuangannya yang hampir meninggal dan kini sudah dinyatakan sembuh. Dalam unggahannya tersebut, ia pun terlihat mengenakan pakaian perawatan dan mengenakan selang di hidungnya.

2. Dokter sempat ucapkan untuk ikhlas

Chandra Liow (Sumber: Instagram/chandraliow)
Chandra Liow (Sumber: Instagram/chandraliow)

Seperti Dedy Corbuzier, Chandra Liow juga alami badai sitokin. Ia menjelaskan pas keterangan Instagramnya bahwa beberapa organnya terjangkit dan alami pengentalan darah. Selain itu, sang dokter pun sudah mengeluarkan kata-kata "harus ikhlas ya.".

"Dan dokter pun juga sudah keluar kata-kata “harus ikhlas ya.”" tulis Chandra dalam keterangan Instagramnya.

3. Sang ibu juga terjangkit Covid-19 dengan gejala ringan

Chandra Liow (Sumber: Instagram/chandraliow)
Chandra Liow (Sumber: Instagram/chandraliow)

Saat harus berjuang untuk melawan Covid-19, ternyata orang terdekatnya pun ikut terjangkit. Sang ibu alami gejala ringan yang tidak sedikit menjadi pikiran bagi Chandra Liow. Pada saat itu ia pun berdoa untuk kebaikan sang ibu.

"Disaat itu nyokap juga ikut kejangkit dengan gejala ringan jadi gue minta Tuhan:“Tuhan, kalau lo mau ambil nyawa gue, ambil tapi gue mau minta nyokap gue sembuh 100%.”" tambah Chandra.

4. Menunggu giliran untuk meninggal

Chandra Liow (Sumber: Instagram/chandraliow)
Chandra Liow (Sumber: Instagram/chandraliow)

Selama 6 hari di IGD, Chandra ceritakan bahwa dalam setiap hari ada yang meninggal. Ia pun merasa cuma menunggu giliran untuk dipanggil.

"6 hari di IGD,Tiap hari ada yang meninggal,Di kepala gue cuma menunggu giliran," tulis Chandra.

Namun dalam perjuangannya, ia pun mendapat hasil yang manis. Ia mendapat pengobatan dan lanjur rawat inap dengan estimasi dua bulan. Namun dalam tiga minggu ia pun sudah bisa rawat jalan.

"Akhirnya gue dapat pengobatan dan lanjut rawat inap dengan estimasi 2 bulan di rumah sakit,2 bulan? tangan Tuhan belum selesai bekerja dan ternyata 3 minggu sudah boleh pulang rawat jalan." tambah Chandra.

5. 2 September 2021, Chandra pun sembuh

Chandra Liow (Sumber: Instagram/chandraliow)
Chandra Liow (Sumber: Instagram/chandraliow)

Selama masa pemulihan dengan rawat jalan, Chandra pun menjalani pengobatan. Akhirnya pada 2 September, bercak pun hilang dan dinyatakan sembuh.

Dalam ungkapan bahagianya yang kini sudah sembuh, Chandra pun mengunggah momen dalam berjuang melawan Covid-19. Kata penutupnya dalam unggahan tersebut, ia berpesan kepada semua orang untuk jaga kesehatan.

Tujuan kami adalah menciptakan tempat yang aman dan menarik bagi pengguna untuk terhubung melalui minat dan kegemaran. Untuk meningkatkan pengalaman komunitas, kami menangguhkan sementara fitur komentar artikel