Chandra Liow Mengenang Saat Kondisi Koma dan Nyaris Meninggal Dunia

·Bacaan 1 menit

Liputan6.com, Jakarta - Youtuber Chandra Liow bisa beraktivitas seperti sedia kala. Dirinya mengaku bersyukur setelah sembuh dan sempat mengalami koma karena Covid-19 dan diperburuk dengan badai sitokin.

Bisa sembuh dari penyakit, Chandra Liow sempat mengenang masa-masa terburuknya. Apalagi saat dirinya berada dalam ruang IGD.

“Saya beneran hopeless, karena di IGD itu kan saya 6-7 hari ya, ngeliat kiri-kanan udah meninggal, rasanya kayak 'Ya udah lah ini mah tinggal nunggu giliran doang'," kata Chandra Liow, kepada wartawan di Plaza Senayan, Jakarta Pusat, baru-baru ini.

Untuk mengetahui kebenaran informasi yang beredar, silakan WhatsApp ke nomor 0811 9787 670 hanya dengan ketik kata kunci yang diinginkan.

Bicara

Chandra Liow (Sumber: Instagram/chandraliow)
Chandra Liow (Sumber: Instagram/chandraliow)

Saat dalam kondisi di ruang IGD, Chandra mengaku tak bisa banyak berbicara. Dirinya hanya bisa terbaring tak berdaya di atas ranjang.

“Semua yang dirasakan ketidakfungsional badan saya, karena berat badan saya untuk bergerak gitu (susah), jadi saya stay di bed terus," ujarnya.

Sulit Bernafas

Chandra Liow (Sumber: Instagram/chandraliow)
Chandra Liow (Sumber: Instagram/chandraliow)

Chandra lantas menceritakan mengenai kondisinya yang sulit bernafas. Sampai akhirnya dia mengalami pendarahan di dalam tubuhnya.

"Walau saya udah dibantu dengan (alat) tapi ternyata masih nggak enak juga, sampai mungkin saya paksa napasnya jadi sampai agak sedikit berdarah di dalem gitu," kata Chandra.

Terapi

Setelah mengalami koma dan bisa sembuh, Chandra Liow harus melakukan terapi di rumah sakit ketika kondisinya sudah lebih baik.

"Setelah sadar (dari koma) saya nggak bisa jalan sekitar satu dua hari gitu loh. Habis itu recovery, fisioterapi, jadi kayak bayi, belajar jalan lagi gitu," katanya.

Tujuan kami adalah menciptakan tempat yang aman dan menarik bagi pengguna untuk terhubung melalui minat dan kegemaran. Untuk meningkatkan pengalaman komunitas, kami menangguhkan sementara fitur komentar artikel