Chanel Tuai Kritik karena Jual Kalender Seharga Rp11Juta

·Bacaan 2 menit

Liputan6.com, Jakarta - Rumah mode Chanel dibuat panas oleh pengguna media sosial setelah satu pelanggannya membuka kalender Advent mewah seharga 610 pound sterling atau Rp11,6 juta. Hal itu karena tidak serasi dengan isinya.

Dalam serangkaian video di TikTok, seorang wanita bernama Elise Harmon berbagi bagaimana kalender advent itu tak sesuai dengan harapan dan impian. Kalender harga mahal itu ternyata berisi beberapa set stiker, magnet, stempel lilin, dan set perhiasan plastik, seperti dilansir dari laman Daily Record, Senin, 6 Desember 2021.

Merek fesyen tersebut mendapat kritik luas secara online. Salah satu komentator malah membandingkan kalender itu dengan McDonald's Happy Meal.

Diklaim setelah video itu viral, Chanel menghapus akun TikToknya. Video tersebut telah dilihat lebih dari 50 juta kali dalam tiga hari terakhir.

Chanel menggambarkan produk di situs webnya sebagai "kalender tidak seperti yang lain" dan "sesuatu yang berharga untuk tahun-tahun mendatang". Kalender tersebut tersedia dalam "jumlah yang sangat terbatas".

Elise memulai video pertama, yang telah dilihat 13,4 juta kali, dengan mengatakan, "Oke, apakah saya gila? Ya. Tapi saya belum pernah melihat kalender advent Chanel, jadi mari kita lihat apakah itu sepadan dengan promosi sensasionalnya."

* Untuk mengetahui kebenaran informasi yang beredar, silakan WhatsApp ke nomor 0811 9787 670 hanya dengan ketik kata kunci yang diinginkan.

Isi Dalam Kotak

Chanel ditertawakan menjual kalender advent karena isinya tak sebanding dengan harganya (dok.Instagram/@elise_harmon/https://www.instagram.com/p/CXEmuzJOvpI/Komarudin)
Chanel ditertawakan menjual kalender advent karena isinya tak sebanding dengan harganya (dok.Instagram/@elise_harmon/https://www.instagram.com/p/CXEmuzJOvpI/Komarudin)

Dia mulai membuka barang-barang yang ada di dalam kotak besar yang menyerupai botol parfum Chanel No 5. Elise membuka kotak pertama dalam kalender advent itu , mengungkapkan satu set stiker dan tertawa: "Ini pasti lelucon."

Ada suguhan yang lebih mewah, seperti lipstik, krim tangan, dan produk kecantikan ukuran sampel lainnya. Namun, di dalam kotak tidak ada ukuran lengkap.

Kemudian dia menemukan lebih banyak stiker, sebuah buku penuh gambar, dan magnet. Pengguna dengan cepat mempertanyakan bagaimana isi kalender bisa disamakan dengan harga 610 pound sterling atau Rp11,6 juta.

Komentar Pengguna

Chanel ditertawakan menjual kalender advent karena isinya tak sebanding dengan harganya (dok.Instagram/@elise_harmon/https://www.instagram.com/p/CXBvPPDF35p/Komarudin)
Chanel ditertawakan menjual kalender advent karena isinya tak sebanding dengan harganya (dok.Instagram/@elise_harmon/https://www.instagram.com/p/CXBvPPDF35p/Komarudin)

Video Elise itu mendapatkan banyak komentar dari pengguna TikTok. Seorang komentator menebak, "Mereka langsung mencampur sampel dengan perlengkapan kantor ya?"

Satu orang menyebutnya "norak" sementara komentar teratas mengatakan: "Nona, saya menangis [karena] seluruh kotak adalah sampel dan stiker gratis."

Yang lain berkata, "Mereka benar-benar merampokmu." Orang lain menyebutnya "Fyre fest of advent calendars", merujuk pada kegagalan festival musik yang terkenal pada 2017 di mana harga tiketnya mencapai 100.000 dolar AS atau Rp1,4 miliar.

Infografis Kalender Lomba Lari Indonesia November 2019

Infografis Kalender Lomba Lari Indonesia November 2019 (Liputan6.com/Abdillah)
Infografis Kalender Lomba Lari Indonesia November 2019 (Liputan6.com/Abdillah)
Tujuan kami adalah menciptakan tempat yang aman dan menarik bagi pengguna untuk terhubung melalui minat dan kegemaran. Untuk meningkatkan pengalaman komunitas, kami menangguhkan sementara fitur komentar artikel