Chatib Ikuti "Fit & Proper Test" Calon Menkeu

Jakarta (ANTARA) - Presiden Susilo Bambang Yudhoyono melakukan uji kepatutan dan kelayakan (fit and proper test) terhadap calon Menteri Keuangan, Chatib Basri di Kantor Presiden, Jakarta, Senin, dengan didampingi oleh Menteri Sekretaris Negara Sudi Silalahi.

Chatib Basri yang juga merupakan Kepala Badan Koordinasi Penanaman Modal tampak mengenakan kemeja batik lengan panjang berwarna ungu. Foto tentang proses uji kepatutan dan kelayakan itu diunggah oleh tim kepresidenan di akun jejaring sosial Presiden Yudhoyono @SBYudhoyono.

Sekitar pukul 13.30 WIB, Chatib Basri tampak meninggalkan Kantor Presiden.

Sementara itu sejak pekan lalu, Menteri Koordinator Perkeronomian yang juga Plt Menteri Keuangan Hatta Rajasa telah mengatakan bahwa Presiden Yudhoyono segera melantik menteri keuangan definitif dalam waktu dekat.

Namun, saat ditanya wartawan siapa calon menteri keuangan yang akan dilantik Presiden, ia tidak bersedia mengungkapkan namanya sekalipun santer berkembang kabar bahwa Kepala Badan Koordinasi Penanaman Modal Chatib Basri menjadi kandidat kuat.

Hatta memberikan sedikit petunjuk bahwa calon menteri keuangan yang baru tersebut merupakan seorang profesional dan laki-laki, bukan dari partai politik.

Sejak memberhentikan Agus Martowardodjo sebagai Menteri Keuangan guna menduduki jabatan Gubernur Bank Indonesia, Presiden Yudhoyono telah menunjuk Menteri Koordinator Perekonomian Hatta Rajasa sebagai Plt Menteri Keuangan.

Penugasan Hatta Rajasa sebagai pelaksana tugas Menteri Keuangan tercantum dalam Keputusan Presiden (Keppres) Nomor 45/M Tahun 2013 yang ditandatangani Presiden pada Jumat (19/4).

Sementara itu, melalui Keputusan Presiden (Keppres) Nomor 44/M Tahun 2013, yang ditandatangani Presiden pada Rabu (17/4), memberhentikan Agus Martowardojo sebagai Menteri Keuangan pada KIB II.(rr)


Memuat...
PEDOMAN KOMENTAR

Ayo berpartisipasi membangun budaya berkomentar yang baik. Bila menemukan komentar bermuatan menghina atau spam, berikan jempol bawah, tanda Anda tak menyukai muatan komentar itu. Komentar yang baik, berikan jempol atas.


Kolom komentar tersedia untuk diskusi, berbagi ide dan pengetahuan. Hargai pembaca lain dengan berbahasa yang baik dalam berekspresi. Setialah pada topik. Jangan menyerang atau menebar kebencian terhadap suku, agama, ras, atau golongan tertentu.


Pikirlah baik-baik sebelum mengirim komentar.