Chef Arnold Habiskan Duit Jutaan Rupiah Demi BTS Meal

·Bacaan 1 menit

Liputan6.com, Jakarta - Menu kolaborasi BTS dengan restoran cepat saji McDonald's, BTS Meal, resmi dipasarkan di Indonesia mulai Rabu (9/6/2021). Chef Arnold juga tak mau ketinggalan berburu menu yang sedang hits ini.

Lewat akun Instagramnya, pemilik nama lengkap Arnold Poernomo berhasil membeli BTS Meal dengan harga berkali-kali lipat lebih mahal. Padahal, harga normalnya hanya Rp 51 ribu.

"Thanks @garciandyyy @renattamoeloek. Yang lagi rame katanya. Bayar 3 juta buat BTS Nugget," tulis juri Master Chef Indonesia tersebut, Rabu (9/6/2021).

Dalam fotonya, Chef Arnold berfoto dengan temannya, Chef Renatta. Koki asal Surabaya ini memegang minuman edisi BTS Meal, sementara Renatta sedang mengunyah nugget.

Dibantu Teman

[Foto: Instagram Chef Arnold]
[Foto: Instagram Chef Arnold]

Sepertinya, Chef Arnold membeli paket BTS Meal ini atas bantuan temannya.

"Thank You @vic.sam sudah ngantriin," tulisnya lagi sambil memperlihatkan makanan sepat saji edisi spesial itu.

Sistem Pembelian

[Foto: Instagram Chef Arnold]
[Foto: Instagram Chef Arnold]

Yang tak kalah menarik, istri Chef Arnold, Tiffany Soetanto, juga ikut membeli BTS Meal dalam jumlah banyak. Sang putra, Arthur Poernomo, tampak gembira melihat banyak BTS Meal tersaji di hadapannya.

"Lol aku beli 15 BTS Meals," begitu isi WhatsApp sang istri kepada Chef Arnold.

"Luollll. Arthur happy, sus happy," kata Tiffany lagi.

Thank You Ojol

Pembelian BTS Meal hanya bila dilakukan melalui layanan tanpa turun atau drive-thru dan juga pembelian online. Pembelian secara langsung belum bisa dilakukan dengan alasan keamanan.

Alhasil, para driver ojek online harus mengantre selama berjam-jam untuk membelikan pesanan BTS Meal. Di media sosial, para ARMY pun mengucapkan terima kasih kepada para driver ojol. Tagar #ThankYouOjol pun sukses nangkring di trending topic Twitter Indonesia.

Tujuan kami adalah menciptakan tempat yang aman dan menarik bagi pengguna untuk terhubung melalui minat dan kegemaran. Untuk meningkatkan pengalaman komunitas, kami menangguhkan sementara fitur komentar artikel