Chelsea Larang Pemainnya Berlibur di Negara Zona Merah COVID-19

Muhammad Nurhendra Saputra
·Bacaan 1 menit

VIVA – Chelsea memiliki kebijakan tersendiri untuk pemainnya yang ingin berlibur pada musim panas nanti. The Blues melarang pemainnya untuk berlibur di zona meraih virus corona COVID-19.

Hal ini untuk mengurangi potensi pemain Chelsea tertular COVID-19. Meskipun nantinya beberapa dari pemain Chelsea tidak bisa pulang ke negaranya karena kebijakan tersebut.

Dikutip dari Dailystar, tempat-tempat liburan yang dilarang didatangi adalah Ibiza, Marbella (dua kota yang berada di Spanyol) dan Portugal.

Pemerintah Inggris pun kembali menerapkan karantian selama 14 hari bagi mereka yang tiba dari, Belgia, Bahama dan Andorra. Hal ini terjadi setelah adanya kasus lonjakan COVID-19 di Prancis.

Kementerian Luar Negeri juga memperingatkan agar tidak melakukan perjalanan ke Belgia, Andorra dan Bahama kecuali memang penting.

Bintang muda Chelsea, Ruben Loftus-Cheek (kiri) & Callum Hudson-Odoi (kanan)
Bintang muda Chelsea, Ruben Loftus-Cheek (kiri) & Callum Hudson-Odoi (kanan)

Callum Hudson-Odoi adalah pemain Chelsea yang pernah terjangkit COVID-19. Ia dinyatakan terkena virus tersebut pada pertengahan Maret lalu.

Hudson-Odoi sudah dinyatakan sembuh setelah ia menjalani 14 hari karantina secara mandiri.

Sementara itu, Chelsea masih akan bermain di babak 16 besar Liga Champions melawan Bayern Munich. Pertandingan akan berlangsung di Allianz Arena, Minggu, 9 Agustus 2020 dini hari WIB.

Baca juga:

Tersingkir di Liga Champions, Presiden Juventus Takkan Tinggal Diam

Lawan Napoli, Barcelona Hanya Punya 13 Pemain Senior

Juventus Tersingkir, Dybala Menangis di Pinggir Lapangan