Chelsea Persiapkan Diri Hadapi Liverpool

London (AFP/ANTARA) - Roberto Di Matteo mengakui Liverpool telah menjadi "momok" bagi Chelsea menjelang kunjungan tim asuhan Brendan Rodgers ke Stamford Bridge tersebut pada Minggu.


Pentingnya menjaga tekanan pada pemimpin Liga Premier Manchester United pasti akan memberikan tekanan tersendiri bagi The Blues, tapi tim asuhan Di Matteo juga ingin mengakhiri catatan empat kekalahan beruntun di liga melawan klub Anfield.


Chelsea menikmati kesuksesan dengan mengalahkan Liverpool di final Piala FA musim lalu, namun dengan perburuan gelar yang sangat ketat saat ini, dengan pertempuran antara The Blues, Manchester United dan City, poin di liga sekarang menjadi prioritas utama.


Di Matteo mengatakan: "Mereka adalah tim momok bagi kami. Mereka tampaknya selalu bermain dengan sangat baik saat melawan kami dan mendapatkan hasil baik selalu sulit. Dan sangat sulit untuk mengalahkan mereka.


"Hal ini tidak sering terjadi dalam tiga tahun terakhir. Kami harus menyadari itu dan harus fokus dan mencoba untuk memainkan permainan yang baik.”


"Pertama-tama, mereka memiliki pemain yang sangat baik dan mereka memiliki pola permainan yang luar biasa, salah satu yang terbaik musim ini, setiap kali mereka bermain melawan kami.”


"Mereka selalu berhadapan dengan kami ketika kami tidak dalam kondisi terbaik kami. Minggu, kami berada dalam semangat yang baik, penuh percaya diri dan tim ini bermain dengan baik. Semoga akan ada cerita yang berbeda."


Keinginan Di Matteo untuk membalikkan tren baru-baru ini akan didorong oleh Fernando Torres yang belum mencetak gol melawan mantan klubnya sejak kepindahannya senilai 50 juta poundsterling pada Januari 2011.


Ketajaman Torres telah meningkat musim ini dan dia mencetak gol dalam kemenangan Liga Champions pertengahan pekan ini atas Shakhtar Donetsk tapi pemain internasional Spanyol itu belum sekalipun bermain baik di Anfield.


"Kadang-kadang saat bermain melawan tim lama, Anda akan mendapat motivasi ekstra, atau kadang-kadang akan menghambat Anda," kata Di Matteo. "Itu tergantung pada pola pikirnya saat bermain melawan tim lamanya.


"Saya senang dengan kontribusinya. Ini bukan tentang dia membayar kepercayaan saya. Ini tentang penampilannya untuk klub. Saya berharap setiap pemain merasa mereka mendapat kepercayaan dari manajer." (nm/ik)

Memuat...
PEDOMAN KOMENTAR

Ayo berpartisipasi membangun budaya berkomentar yang baik. Bila menemukan komentar bermuatan menghina atau spam, berikan jempol bawah, tanda Anda tak menyukai muatan komentar itu. Komentar yang baik, berikan jempol atas.


Kolom komentar tersedia untuk diskusi, berbagi ide dan pengetahuan. Hargai pembaca lain dengan berbahasa yang baik dalam berekspresi. Setialah pada topik. Jangan menyerang atau menebar kebencian terhadap suku, agama, ras, atau golongan tertentu.


Pikirlah baik-baik sebelum mengirim komentar.