China berikan lebih banyak bantuan bagi korban Topan Rai di Filipina

·Bacaan 2 menit

China pada Rabu (22/12) memberikan uang tunai sebesar 1 juta dolar AS atau sekitar Rp14,24 miliar dan 4.725 ton beras untuk membantu para korban Topan Rai di Filipina.

Duta Besar China untuk Filipina Huang Xilian mengumumkan bantuan tersebut dalam upacara serah terima beras, batch terakhir dari 10.000 ton yang disumbangkan China untuk Filipina.

Bantuan tunai darurat tersebut ditujukan guna mendukung upaya bantuan serta pemulihan pemerintah dan rakyat Filipina dari bencana yang diakibatkan oleh topan dahsyat itu, kata Huang, seraya mengungkapkan harapan bahwa bantuan tersebut dapat berkontribusi bagi operasi bantuan kemanusiaan Filipina di daerah-daerah yang terdampak topan.

Foto berikut menunjukkan permukiman nelayan yang rusak akibat Topan Rai di sepanjang garis pantai di Provinsi Leyte, Filipina, pada 22 Desember 2021. (Xinhua)Beras dan paket suplai bantuan sumbangan China terlihat di Pasay City, Filipina, pada 22 Desember 2021. (Xinhua/Liu Kai)
Foto berikut menunjukkan permukiman nelayan yang rusak akibat Topan Rai di sepanjang garis pantai di Provinsi Leyte, Filipina, pada 22 Desember 2021. (Xinhua)Beras dan paket suplai bantuan sumbangan China terlihat di Pasay City, Filipina, pada 22 Desember 2021. (Xinhua/Liu Kai)

Pada Selasa (21/12), Kedutaan Besar China di Manila mengumpulkan 20.000 paket makanan yang terdiri dari beras, makanan kaleng, dan mi instan. Huang mengatakan bahwa barang-barang bantuan itu telah mencapai daerah-daerah yang terdampak topan seperti Cebu, Leyte, Negros Occidental, Negros Oriental, Bohol, Cagayan de Oro City, dan Surigao City.

Huang mengatakan bahwa China akan terus mendukung upaya bantuan dan pemulihan Filipina "dengan semaksimal mungkin."

"China dan Filipina merupakan tetangga dekat dan bersahabat yang selalu membantu serta mendukung satu sama lain dalam melalui masa-masa sulit," ujar sang duta besar.

Presiden Filipina Rodrigo Duterte pada Selasa malam waktu setempat mengumumkan status bencana di beberapa daerah guna mempercepat upaya bantuan bagi para korban Topan Rai.

Direktur Kesejahteraan Sosial Filipina Emmanuel Privado, yang menerima beras sumbangan dari China pada Rabu, berterima kasih kepada pemerintah China atas kemurahan hati negara itu.

Beras dan paket suplai bantuan sumbangan China terlihat di Pasay City, Filipina, pada 22 Desember 2021. (Xinhua/Liu Kai
Beras dan paket suplai bantuan sumbangan China terlihat di Pasay City, Filipina, pada 22 Desember 2021. (Xinhua/Liu Kai

Privado mengatakan bahwa sumbangan China tepat waktu, sembari mengungkapkan pemerintahnya sedang mendistribusikan barang-barang bantuan kepada para korban topan.

"Kami mengucapkan terima kasih yang tulus kepada rakyat China atas sumbangan ini. (Bantuan) ini sangat tepat waktu. Para korban topan akan menerima manfaat dari hal ini," ujarnya.

Topan Rai, yang menerjang Filipina pada pekan lalu, memengaruhi lebih dari 1,3 juta orang dan dikhawatirkan telah menewaskan sedikitnya 375 orang di Filipina tengah dan selatan, serta beberapa wilayah di pulau utama Luzon.

Tujuan kami adalah menciptakan tempat yang aman dan menarik bagi pengguna untuk terhubung melalui minat dan kegemaran. Untuk meningkatkan pengalaman komunitas, kami menangguhkan sementara fitur komentar artikel