China gencarkan produksi perangkat "virtual reality"

Di basis manufaktur cerdas milik Goertek di Kota Weifang, Provinsi Shandong, China timur, berton-ton komponen dirakit menjadi peralatan realitas virtual (virtual reality/VR) untuk dikirim ke berbagai negara.

Menurut Chang Gang, wakil presiden pemasaran dan penjualan Goertek Inc, perusahaannya menjadi salah satu dari sedikit produsen VR secara global yang mencapai skala produksi 1 juta set. Goertek juga merupakan salah satu produsen headset VR kelas menengah dan atas terbesar.

Goertek adalah contoh dari industri manufaktur mutakhir China. Pada ajang Konferensi Manufaktur Mutakhir Dunia (World Advanced Manufacturing Conference) 2022, yang ditutup pada Jumat (2/9) pekan lalu di Jinan, ibu kota Shandong, sejumlah perusahaan dan pakar berkumpul untuk membahas isu-isu terkini dari pengembangan manufaktur mutakhir global.

Sebagai negara dengan sektor manufaktur yang besar, pertumbuhan yang stabil dan peningkatan industri manufaktur China membawa kepastian bagi perekonomian global, kata para ahli.

Data dari Kementerian Perindustrian dan Teknologi Informasi menunjukkan nilai tambah sektor manufaktur China meningkat dari 16,98 triliun yuan (1 yuan = Rp2.156) atau sekitar 2,46 triliun dolar AS (1 dolar AS = Rp14.900) pada 2012 menjadi 31,4 triliun yuan pada 2021.

Guna mempromosikan transformasi industri manufaktur, China telah membangun sistem industri modern yang dipimpin oleh industri manufaktur mutakhir, mendorong industri manufaktur untuk bergerak menjadi rantai nilai kelas menengah dan atas.

Ambil mesin diesel domestik China sebagai contoh. Efisiensi termal mesin diesel buatan Weichai Holding Group Co., Ltd. kini melampaui 51 persen. Dibandingkan dengan produk utama di pasar, konsumsi bahan bakar dan emisi karbon dioksida tahunan dari jenis mesin ini masing-masing berkurang 10 persen.

Ban Ki-moon, mantan sekretaris jenderal Perserikatan Bangsa-Bangsa, mengatakan melalui video singkat di konferensi tersebut bahwa industri manufaktur menopang pembangunan berkelanjutan dan pertumbuhan ekonomi China. Dia mengatakan sektor tersebut berkontribusi pada pencapaian tujuan pembangunan milenium dan tujuan pembangunan berkelanjutan yang ditetapkan oleh PBB.

Zhang Li, kepala Pusat Pengembangan Industri Informasi China, mengakui bahwa integrasi mendalam dari teknologi informasi generasi baru dan teknologi manufaktur mutakhir kini merambah semua aspek manufaktur mutakhir.

Sejumlah klaster teknologi utama yang dibentuk oleh bidang-bidang seperti kecerdasan buatan, internet seluler, dan blockchain akan terus mempromosikan integrasi terhadap pengembangan di banyak bidang.

Pada konferensi tersebut, para peserta mengadopsi pemahaman bersama bahwa globalisasi ekonomi merupakan tren yang tidak dapat dibalikkan, dan keterbukaan serta kerja sama merupakan jalan untuk mengembangkan industri manufaktur mutakhir.

Menurut Kementerian Perindustrian dan Teknologi Informasi China, China akan terus mengejar keterbukaan industri manufaktur tingkat tinggi dan meningkatkan lingkungan bisnis. Pada saat yang sama, China akan mendorong perusahaan domestik untuk memperkuat kerja sama internasional, mengintegrasikan dirinya ke dalam rantai industri global, dan membantu mendorong pertumbuhan ekonomi global.