China rilis rencana untuk tingkatkan transportasi multimoda

·Bacaan 1 menit

Pemerintah China merilis rencana kerja lima tahun baru untuk mendorong pembangunan transportasi multimoda, di tengah upaya mengoptimalkan dan menyesuaikan struktur transportasi negara tersebut.

Pada 2025, level pembangunan transportasi multimoda akan ditingkatkan secara signifikan, sedangkan barang curah dan peti kemas sebagian besar akan diangkut melalui jalur kereta dan jalur air untuk jarak menengah dan jauh, menurut rencana yang dirilis oleh Kantor Umum Dewan Negara China.

Dibandingkan 2020, volume kargo China yang diangkut melalui jalur kereta dan jalur air masing-masing akan meningkat sekitar 10 persen dan 12 persen pada 2025, dan volume kargo gabungan jalur kereta api dan jalur air akan membukukan pertumbuhan tahunan rata-rata lebih dari 15 persen, urai rencana tersebut.

Rencana itu memaparkan kebijakan dan langkah yang spesifik, seperti meningkatkan daya angkut multimoda dan tingkat koneksi dengan mengembangkan jaringan transportasi tiga dimensional yang komprehensif.

Berbagai upaya akan ditingkatkan guna mempercepat pembangunan pusat-pusat logistik pelabuhan, menyempurnakan tata letak basis-basis logistik kereta api, serta meningkatkan konstruksi bandara-bandara khusus pusat kargo secara tertib, papar rencana tersebut.

China juga akan memperkaya produk layanan multimoda, mengembangkan pengiriman ekspres dengan kereta, serta mendorong transportasi multimoda khusus untuk produk rantai dingin, bahan kimia berbahaya, serta pos kilat domestik.

Rencana tersebut juga menekankan pentingnya upaya untuk meningkatkan penyesuaian struktural transportasi di area-area penting, yang mendorong bahan-bahan curah agar diangkut melalui jalur kereta dan jalur air, alih-alih jalan raya.

China akan menggenjot peningkatan teknologi dan peralatannya dengan cara yang lebih ramah lingkungan, sebut rencana itu.

Tujuan kami adalah menciptakan tempat yang aman dan menarik bagi pengguna untuk terhubung melalui minat dan kegemaran. Untuk meningkatkan pengalaman komunitas, kami menangguhkan sementara fitur komentar artikel