Chris John Ajak Gibran Bikin Kompetisi Bela Diri di Kota Solo

Merdeka.com - Merdeka.com - Mantan juara dunia kelas bulu (57,1 kilogram) WBA Chris John melalui PT Chris John Indonesia berencana menggelar kompetisi bela diri di Kota Solo. Rencana tersebut dikemukakan saat menyambangi Wali Kota Solo Gibran Rakabuming Raka di balai kota, Kamis (8/9).

Pria kelahiran Banjarnegara, 14 September 1979 itu mengaku saat ini terus berupaya menggerakkan olahraga bela diri. Salah satu upayanya adalah dengan menggandeng Gibran untuk membuat kompetisi bela diri. Tidak hanya tinju, namun juga cabang bela diri lainnya.

"Nantinya bisa berkolaborsi dengan Pemkot Solo dengan membuat event pertandingan bela diri dari sejumlah cabang olahraga bela diri seperti muay thai, kickboxing, wushu, tinju dan lainnya," kata Chris John di Solo.

Chris John berharap kompetisi tersebut bisa menjadi panggung dan menggerakkan olahraga bela diri di Indonesia. Untuk pelaksanaan event kompetisi bela diri tersebut menurut Chris John masih terus disiapkan termasuk waktu dan lokasinya.

"Event masih disiapkan, intinya saya senang didukung Mas Wali. Harapan kita Solo bisa kita ajak kerjasama umtuk menjadi tuan rumah," katanya.

Untuk lokasinya, pihaknya akan melihat dulu sejumlah venue yang ada. Terutama yang nyaman bagi atlet untuk bertarung dan masyarakat bisa menyaksikan dengan antusias.

Chief Executive Officer Chris John Indonesia, Longines Roger Tamio, menambahkan pemilihan Kota Solo sebagai lokasi kegiatan karena berbagai pertimbangan. Selain memiliki potensi, dukungan masyarakat juga bisa meningkatkan prestasi.

"Solo memiliki banyak potensi petarung dan atlet. Maka kami terfikir Solo pantas untuk menjadi tempat kompetisi. Banyak petarung berprestasi tingkat nasional dari Solo dan paling tidak tahun 2024 kita bisa suport ke tingkat nasional, asia dam dunia," jelasnya.

Longines menyebut, kompetisi gabungan cabang bela diri yang akan digelar di Kota Solo itu diharapkan akan menjadi pioner di Indonesia.

Gibran mengapresiasi kegiatan tersebut. Dukungan yang diberikan antara lain dengan menyiapkan sejumlah venue yang representatif. Apalagi belum lama ini Kota Solo sukses menjadi tuan rumah ASEAN Para Games XI.

"Kita akan cek sejumlah lokasi yang diajukan untuk venue. Mungkin venue yang kemarin digunakan untuk ASEAN Para Games (APG) kan sudah standar," pungkasnya. [cob]