Chris John Jadi Komentator untuk Petinju yang Pernah Jadi Lawannya di Atas Ring

·Bacaan 2 menit

Liputan6.com, Jakarta Chris John telah lama pensiun dari dunia tinju profesional. Sebelum gantung sarung tinju, pria asal Banjarnegara ini pernah menyandang gelar superchampions kelas bulu versi WBA. The Dragon juga telah bertemu banyak petinju ternama, termasuk petinju ternama, Juan Manuel Marquez.

Banyak kegiatan yang dijalani Chris John sejak pensiun. Salah satunya menjadi komentator pertandingan tinju di televisi. Menariknya, salah satu partai yang bakal dipandu The Dragon menghadirkan lawan yang pernah dihadapinya di atas ring pada tahun 2011 yang lalu.

"Sukses yah bro, saya bantu jadi komentatornya di kompas tv nih," tulis Chris John pada salah satu postingan petinju Indonesia, Daud Yordan, @realdaudyordan, Kamis (18/11/2021).

Setelah vakum selama hampir dua tahun akibat pandemi COVID-19, Daud Yordan, petinju kebanggaan Indonesia akhirnya mendapat kesempatan untuk naik ring lagi. Pria asal Ketapang, Kalimantan Barat itu bakal bertemu dengan petinju tuan rumah, Rachata Khaophimai di Bangkok, Jumat (19/11/2021).

Keduanya memperebutkan gelar lowong World Boxing Council (WBC) Asian Boxing Council Silver kelas ringan super. Kejuaraan ini merupakan bagian dari Evolution Fight Series bersama promotor Urgyen Rinchen Sim dan MPRO International, Nazar Moroz, Alexander Shah (Evolution Fight Series).

Calon Penerus Chris John

Petinju Indonesia, Daud “Cino” Yordan melakukan pemanasan saat latihan di sasana Pertina,  Jakarta, Rabu (3/2/2016). Daud akan melawan Yoshitaka Kato dalam laga kelas ringan WBO
Petinju Indonesia, Daud “Cino” Yordan melakukan pemanasan saat latihan di sasana Pertina, Jakarta, Rabu (3/2/2016). Daud akan melawan Yoshitaka Kato dalam laga kelas ringan WBO

Daud Yordan sebelumnya juga bertanding di kelas bulu seperti Chris John. Di kelas 57,1 kg ini Petinju yang saat ini berusia 34 tahun itu bahkan pernah memenangkan gelar WBA Asia Pacific Youth.

Daud pun digadang-gadang sebagai penerus Chris John. Dia pernah dikontrak selama lima tahun oleh promotor dunia Golden Boy Promotions dan pernah mengalahkan petinju Meksiko, Antonio Meza di Las Vegas pada 2008 lalu. Saat itu dia menjadi petinju Indonesia keempat yang bertarung di AS.

Bertarung di Atas Ring

Dalam perjalanan karier-nya, Cino juga pernah bertemu Chris John di Jakarta, pada 2011 lalu. Cino berusaha merebut gelar juara dunia kelas bulu versi WBA milik The Dragon. Sayang pada pertarungan yang berlangsung di Jakarta International Ecpo tersebut, Cino kalah angka mutlak atas Chris John.

Dua tahun setelah duel ini, Chris John memutuskan pensiun. Pada pertarungan terakhirnya melawan Simpiwe Vetyeka di Australia, The Dragon kalah dan harus merelakan sabuk juaranya.

Tujuan kami adalah menciptakan tempat yang aman dan menarik bagi pengguna untuk terhubung melalui minat dan kegemaran. Untuk meningkatkan pengalaman komunitas, kami menangguhkan sementara fitur komentar artikel