CIA Rekrut Agen Ganda Pemegang Paspor Inggris

REPUBLIKA.CO.ID, WASHINGTON - Agen ganda yang menyusup ke dalam kelompok Al-Qaida dan membantu menggagalkan rencana untuk meledakkan satu pesawat tujuan AS memegang paspor Inggris, selain menjadi warganegara Arab Saudi, demikian laporan CNN, Kamis (10/5).

Pria itu dikirim oleh agen kontrateror Arab Saudi ke wilayah Yaman sebagai penyusup setelah diketahui Al-Qaida di Jazirah Arab (AQAP) mengembangkan model terbaru bom rompi yang gagal meledak dalam aksi pada Hari Natal 2009.

CNN, yang mengutip beberapa sumber kontraterorisme, melaporkan pria tersebut tumbuh-besar di Eropa dan pada satu tahap terpengaruh para simpatisan garis keras yang berusaha merekrut dia untuk melancarkan serangan teror.

Paspor Inggris pria Arab Saudi itu, kata CNN, meningkatkan nilainya bagi kelompok teror tersebut, sebab ia dapat bepergian tanpa visa ke Amerika Serikat.

Namun ketika ia mengetahui rencana teror nyata sedang berlangsung, pria itu menghubungi para pejabat kontraterorisme Arab Saudi dari Yaman, demikian laporan AFP.

Pemerintah Arab Saudi kemudian memberi tahu pemerintah Amerika mengenai operasi yang direncanakan tersebut dan memberi tahu mereka bahwa mereka telah berhasil melakukan penyusupan terhadap kelompok itu, kata CNN.

Mata-mata tersebut menghabiskan waktu berpekan-pekan bersama anggota Al-Qaida, mengumpulkan informasi yang disalurkan kepada pejabat Amerika.

Laporan intelijen itu memungkinkan CIA melancarkan serangan pesawat tanpa awak pada Ahad (6/5) sehingga menewaskan Fahd al-Quso, agen senior Al-Qaida di Yaman yang dicari karena pemboman kapal USS Cole pada 2000.

 

Memuat...
PEDOMAN KOMENTAR

Ayo berpartisipasi membangun budaya berkomentar yang baik. Bila menemukan komentar bermuatan menghina atau spam, berikan jempol bawah, tanda Anda tak menyukai muatan komentar itu. Komentar yang baik, berikan jempol atas.


Kolom komentar tersedia untuk diskusi, berbagi ide dan pengetahuan. Hargai pembaca lain dengan berbahasa yang baik dalam berekspresi. Setialah pada topik. Jangan menyerang atau menebar kebencian terhadap suku, agama, ras, atau golongan tertentu.


Pikirlah baik-baik sebelum mengirim komentar.