Cigna: Masyarakat makin selektif pilih produk asuransi kesehatan

·Bacaan 2 menit

Proteksi terhadap kesehatan keluarga dinilai merupakan salah satu kebutuhan masyarakat yang cukup menonjol dalam dua tahun terakhir saat pandemi COVID-19.

"Masyarakat makin selektif dalam memilih produk asuransi, terutama produk dan aneka kelebihan dari manfaat asuransi kesehatan," kata President Director & CEO Cigna Indonesia Phil Reynolds, dalam keterangannya di Jakarta, Rabu.

Menurutnya, dalam meningkatkan pertumbuhan bisnis asuransi dan penguasaan pangsa pasar asuransi, Cigna terus berinovasi menghadirkan produk yang beragam dan sesuai kebutuhan konsumen.

Berdasarkan data Asosiasi Asuransi Jiwa Indonesia (AAJI), pada kuartal I 2021 jumlah polis asuransi jiwa meningkat sebesar 1,8 persen atau sebanyak 17,78 juta year on year (yoy). Sedangkan, polis perorangan tumbuh 2,7 persen yoy menjadi 17,24 juta.

Data Kementerian Kesehatan menunjukkan, total pengeluaran biaya berobat atau kunjungan medis warga negara Indonesia ke luar negeri mencapai Rp161 triliun per tahun di mana 80 persen di antaranya dengan tujuan negara Malaysia.

"Data-data itu menunjukkan bahwa masyarakat sudah sangat peduli terhadap kesehatan dan telah memberikan perhatian selama masa pandemi COVID-19," kata Reynolds.

Untuk itu, Cigna Indonesia menawarkan solusi proteksi kesehatan keluarga yakni Cigna Medical Pro (CMP) dengan cara pembayaran nontunai (cashless).

Direktur Distribusi Cigna Indonesia, Dini Maharani mengatakan melalui CMP konsumen dapat memilih ragam manfaat penggantian biaya perawatan menurut kebutuhannya, dengan pembayaran nontunai sesuai tagihan dari rumah sakit.

Selain penggantian biaya rawat inap, nasabah juga bisa memilih asuransi tambahan seperti rawat jalan, rawat gigi, persalinan yang berlaku untuk usia 18-45 tahun, dan penyakit kritis sesuai kebutuhannya.

Nasabah mendapatkan layanan gratis kesehatan tak terbatas dari dokter umum melalui aplikasi "Good Doctor" selama 24 jam dan enam kali akses gratis untuk melakukan pembelian obat pada platform "Good Doctor" per tahun polis tanpa dikenakan biaya tambahan.

Biaya rawat inap di rumah sakit juga berlaku jika nasabah terkena COVID-19. Tagihan biaya rumah sakit ditanggung selama 365 hari dalam setahun hingga jumlah maksimum sesuai batas manfaat tahunan nasabah. Bahkan, jika nasabah meninggal dunia akibat COVID-19, Cigna akan membayarkan santunan duka sesuai dengan rencana yang dipilih oleh nasabah.

Fasilitas lain yang tersedia adalah kemudahan akses ke jaringan hampir 1.000 rumah sakit seluruh Indonesia dengan pembayaran nontunai. Untuk memiliki produk CMP ini, nasabah dapat membuka polis untuk anak-anak berusia dini dari enam bulan hingga berusia 70 tahun.

Baca juga: Kemenkes libatkan asuransi swasta imbangi biaya kuratif JKN
Baca juga: Wamen BUMN: Perlu inovasi asuransi tingkatkan proteksi kesehatan
Baca juga: AAJI: Pandemi pengaruhi kesadaran perlindungan diri masyarakat

Tujuan kami adalah menciptakan tempat yang aman dan menarik bagi pengguna untuk terhubung melalui minat dan kegemaran. Untuk meningkatkan pengalaman komunitas, kami menangguhkan sementara fitur komentar artikel