Cinta akan Sempurna Bila Memiliki 3 Komponen Ini, Sudah Tahu?

·Bacaan 2 menit

Fimela.com, Jakarta Membahas perkara cinta memang tak ada habisnya. Ada banyak sekali aspek dan topik yang bisa diangkat dari tema cinta. Tapi tahukah apa sajakah komponen penting dalam cinta?

Zick Rubin dan Robert Sternberg, pakar yang banyak meneliti perihal cinta dalam kasus-kasus sosial, seperti yang dilansir dari buku Seksologi Pernikahan Islami, mengungkapkan bahwa cinta memiliki tiga komponen. Tiga komponen itu antara lain komitmen (commitment), ikatan karena jalinan emosi (intimacy), dan ketertarikan dan ikatan karena perkara fisik (passion). Cinta yang sempurna adalah cinta yang memiliki tiga komponen tersebut.

Rumus Cinta yang Sempurna

Ilustrasi./(Sumber: Pixabay)
Ilustrasi./(Sumber: Pixabay)

Dalam rumus cinta ala Sternberg, cinta sempurna adalah cinta yang mengandung commitment, intimacy, dan passion. Kalau hanya ada komitmen saja, cinta akan membosankan. Kalau hanya ada intimacy, cinta hanya akan sebatas pada hubungan pertemanan biasa. Kalau cuma passion, cinta hanya sebatas nafsu.

Hanya ada intimacy dan passion, cinta buta. Hanya ada commitment dan passion, cinta terburu-buru. Kalau cuma ada commitment dan intimacy, akan menjadi cinta persahabatan atau kedekatan pada sahabat. Sedangkan kalau tidak ada commitment, intimacy, maupun passion, maka tidak ada cinta cuma sebatas orang-orang yang ditemui di jalan.

Sebuah hubungan, khususnya pernikahan bisa bertahan lama jika memiliki tiga komponen tersebut. Ada ketertarikan dan ikatan karena perkara fisik, ada ikatan karena jalinan emosi, dan ada ikatan berdasarkan visi dan misi bersama. Ikatan berdasarkan visi dan misi bersama yang disebut komitmen ini adalah ikatan yang paling kuat. Saat fisik layu, ikatan emosi juga tak ada, maka komitmen yang menjadi satu-satunya hal yang membuat rumah tangga atau pernikahan bertahan.

Kalau cinta hanya didasari pada perkara fisik belaka, maka cinta akan mudah pudar saat kondisi tubuh sudah menua. Kalau cinta hanya didasari oleh ikatan jalinan emosi seperti karena seseorang itu selalu bisa jadi penghibur terbaik misalnya, biasanya ikatan yang terbentuk sebatas pada pertemanan saja. Saat sedang memantapkan diri untuk menikah, ada baiknya untuk mencari tahu ada tidaknya ketiga komponen tersebut.

Semuanya pun kembali pada individu atau pribadi masing-masing. Mengingat pengalaman jatuh cinta bisa sangat personal pada tiap orang, maka kadang ada hal-hal yang di luar dugaan yang terjadi dalam menjaga keutuhan cinta. Namun, kita semua berharap semoga kita bisa mendapatkan cinta terbaik di waktu yang paling tepat.

#ElevateWomen