Cinta Ibu Tak Pernah Pupus karena Hatinya Selalu Tulus

·Bacaan 2 menit

Fimela.com, Jakarta Seorang ibu menjadi sosok yang paling istimewa di hati kita. Saat menceritakan sosoknya atau pengalaman yang kita miliki bersamanya, selalu ada hal-hal yang tak akan bisa terlupakan di benak kita. Cerita tentang cinta, rindu, pelajaran hidup, kebahagiaan, hingga kesedihan pernah kita alami bersama ibu. Seperti kisah Sahabat Fimela yang diikutsertakan dalam Lomba Share Your Stories November 2020: Surat untuk Ibu berikut ini.

***

Oleh: Devi Riski Septianti

Ibu adalah sosok perempuan yang selalu mengajarkan nilai kepedulian kepadaku, yang ditunjukkan dengan tidak pernah lelah, tak pernah bosan, tak pernah berhenti, terus mencurahkan cintanya kepadaku. Dengan segala keterbatasan yang dimilikinya, beliau bersungguh-sungguh memberikan yang terbaik untukku.

Saat aku masih kecil, ibu rela bangun di malam hari untuk mengganti popokku yang basah, rela begadang saat aku rewel tidak bisa tidur, mendampingiku yang mulai aktif merangkak ke sana ke mari dengan penuh kasih sayang dan kelembutan serta mengajarkanku untuk lancar berbicara. Belum lagi, ketika ibu harus merawat, mengasuh, dan mendidikku dengan ilmu agama dan pengetahuan yang bermanfaat, agar kelak buah hatinya mampu tumbuh menjadi generasi penerus bangsa dengan berbagai prestasi gemilang.

Cinta ibu tak pernah pupus, kasih sayangnya tak pernah lekang, perjuangannya tak kenal lelah, doanya tak henti dipanjatkan, demi kebahagiaan dan kesuksesanku. Sudah selayaknya aku berbakti kepada ibu, bahkan wajib hukumnya. Tidak ada anak yang berhasil menjalani hidupnya dengan mulus tanpa peran seorang ibu.

Semoga Aku Bisa Memberikan yang Terbaik untuk Ibu

ilustrasi/copyrightshutterstock/Pormezz
ilustrasi/copyrightshutterstock/Pormezz

Oleh karena itu, jika ada pertanyaan siapa pahlawan tanpa tanda jasa? Maka jawabanku yang pertama adalah ibu, karena beliau dengan segenap hidupnya berjuang agar aku bisa selamat terlahir ke dunia fana ini dan siap dengan segenap jiwa raganya berkorban untuk melindungiku dari apapun yang dapat mencelakaiku.

Semoga aku pandai bersyukur, memberikan yang terbaik untuk ibuku, meski aku sadar, jasa ibu tidak akan terbalaskan. Kenangan akan semua pengorbanannya kepadaku akan semakin terasa menyesakkan dada ketika ia telah pergi dari sisiku untuk selamanya. Yang tertinggal hanyalah nasihat-nasihat beliau yang telah mendarah daging dalam jiwa putra putrinya dalam mengarungi dunia fana ini.

Sekali lagi, ketika aku membicarakan sosok seorang ibu, rasanya aku tak pernah bosan bahkan aku sering meneteskan air mata. Semoga segala yang aku lakukan membuat ibu, orang tuaku dan keluargaku bahagia. Semoga Allah SWT merestui segala niat baik dan mengabulkan segala doa-doaku. Amin.

#ChangeMaker