Cinta Laura Kiehl Luncurkan Lagu Markisa, Terinspirasi dari Buah-Buahan

·Bacaan 3 menit

Liputan6.com, Jakarta - Salah satu penyanyi muda Indonesia yang juga terjun di dunia seni peran, Cinta Laura, baru saja merilis single terbaru berjudul "Markisa".

Berada di bawah label Sony Music Entertainment Indonesia, pemilik nama Cinta Laura Kiehl itu mengaku bahwa lagu barunya benar-benar terinspirasi dari buah markisa.

Menariknya lagi, penggunaan kata buah ‘markisa’ sebagai judul lagu untuk single barunya, memiliki cerita tersendiri yang penuh dengan makna mendalam.

Menggambarkan Semangat

Cinta Laura nyanyikan lagu Markisa. (IST)
Cinta Laura nyanyikan lagu Markisa. (IST)

"Merupakan hal yang umum bahwa beberapa lagu pop yang populer terdiri dari satu kata yang unik atau frase di dalam lirik chorus-nya. Saat menulis lagu ini, aku sedang mencari kata yang bisa menggambarkan rasa ‘semangat’ dan yang terbayang adalah buah markisa," terang Cinta Laura dalam keterangannya kepada wartawan, baru-baru ini.

"Tapi, kalau menyanyikan 'passion fruit' sepanjang chorus, pasti kedengarannya aneh. Karena itu, aku putuskan memakai kata ‘markisa’ yang juga bisa dilafalkan 'ma-kiss-ah', sehingga menambah nuansa menggoda di lagu ini," sambungnya.

Bersama Eka Gustiwana

Preskon Hatiku Indonesia (Bambang E. Ros/Fimela.com)
Preskon Hatiku Indonesia (Bambang E. Ros/Fimela.com)

Tak sendirian, Cinta Laura turut dibantu Eka Gustiwana dalam mengerjakan lagu ini. Selain itu, timnya yang terdiri dari Melissa Sudarsono serta Ganzerlana juga ikut terlibat.

"Untuk pembuatan lirik, aku dibantu Melissa. Penulisannya pun hanya memakan waktu dua jam. Sementara, saat proses rekaman, aku dibantu Eka yang duduk di kursi produser, dan ada Ganzerlana yang merekam instrumen-instrumen musik Indonesia di lagu ini," terang Cinta.

"Karena diberi kebebasan oleh Sony Music, aku jadi bisa menciptakan single 'Markisa' sesuai dengan yang aku inginkan," tambahnya.

Bernuansa Hollywood

Cinta Laura nyanyikan lagu Markisa. (IST)
Cinta Laura nyanyikan lagu Markisa. (IST)

Setelah demo selesai pada pertengahan April, Cinta pun segera masuk ke dapur rekaman untuk merekam single ini. Turut terlibat juga Kamga sebagai pengarah vokal dan Dhandy Annora di bagian mixing.

Berbeda dari single-single sebelumnya, lulusan Columbia University, New York ini menghadirkan “Markisa” sebagai suatu karya baru dengan memasukkan musik bernuansa Bollywood.

“Sejujurnya, di single terbaru ini, aku mencampur banyak genre. Ada Bollywood, dancehall, dan pop. Ya, melodi lagu ini terinspirasi dari obsesiku terhadap musik new age Bollywood. Sebagai produser, Eka berhasil menerjemahkan ide dan inspirasiku hingga melahirkan nada seperti yang aku inginkan,” terang Cinta.

Masukkan Budaya Indonesia

Meski melodi bernuansa Bollywood, Cinta ternyata tetap memasukkan budaya Indonesia ke dalam single-nya melalui penggunaan instrumen musik tradisional. Mulai dari kecapi Minang, saluang, dan sarunai dari Minang, sape dan vokal Kalimantan, kendang dangdut, hingga kendang Sunda.

“Menurut aku, anak muda perlu mempromosikan budaya Indonesia lewat musik pop untuk memperlihatkan kepada masyarakat luas bahwa instrumen tradisional juga bisa keren dan dibuat lebih modern. Waktunya bagi kita menunjukkan kepada kepada dunia bahwa instrumen musik khas Indonesia bisa terdengar catchy dan ikonik,” terang Cinta.

Single Pertama Tahun Ini

“Markisa” merupakan single pertama Cinta Laura sepanjang tahun 2021. Single terakhir sebelumnya adalah “Cloud 9” yang rilis April 2020 lalu. Cinta pun mengakui bahwa "Markisa" adalah karyanya yang tertunda.

“Aku sudah ingin merilis single dari Agustus tahun lalu. Namun, aku percaya kalau semua yang terjadi pasti ada alasannya. Aku yakin, ada alasan yang baik kenapa sekarang adalah waktu yang tepat untuk merilis lagu,” ia menyatakan.

“Markisa” kini sudah bisa didengar di platform musik online mulai 3 September 2021.

Tujuan kami adalah menciptakan tempat yang aman dan menarik bagi pengguna untuk terhubung melalui minat dan kegemaran. Untuk meningkatkan pengalaman komunitas, kami menangguhkan sementara fitur komentar artikel