Cinta Quran kampanye baca Quran di Tugu Kujang Bogor

Lembaga dakwah Cinta Quran Foundation memperingati Maulid Nabi Muhammad SAW 1444 Hijriah dengan menggelar aksi tutup mata menghadap Al-Quran yang merupakan kampanye agar Umat Muslim Indonesia yang tidak bisa membaca Al-Quran tergerak untuk mau belajar sebagai kecintaan terhadap agamanya.

Pegiat kampanye tutup mata menghadap Al-Quran dari Cinta Quran Foundation Joviansa Karyadi saat ditemui di Lawang Salapan di samping Tugu Kujang, Minggu pagi mengatakan kegiatan ini bagian dari gerakan untuk membebaskan umat Muslim dari buta aksara Al-Quran.

"Ini adalah step in stone kami untuk menyadarkan umat Muslim khususnya di Bogor umumnya di Indonesia, bahwa ada 100 juta lebih penduduk Muslim Indonesia itu belum bisa baca Quran," katanya.

Joviansa menuturkan kegiatan ini akan bergulir dilaksanakan dari Sabang sampai Merauke dengan program Indonesia bisa baca Quran.

Pantauan di lokasi, sedikitnya 30 orang berada di depan Lawang Salapan, beberapa di antaranya membawa spanduk kampanye baca Al-Quran, beberapa orang ditutup mata menghadap Al-Quran.

Mereka hanya diam sebagai simbol bahwa tidak bisa membaca Al-Quran padahal kitab suci ini sebagai tuntunan umat Muslim dalam menjalani segala aspek kehidupan yang baik.

Aksi ini nampak cukup menarik perhatian masyarakat karena digelar di waktu car free day (CFD) Kota Bogor di hari Minggu.

Warga yang tertarik dengan aksi tersebut pun diajak foto menggunakan penutup mata menghadap Al-Quran, kemudian diberi mushaf.

Joviansa menyampaikan bahwa kegiatan ini telah meminta izin kepada Polresta Bogor Kota sehingga dilaksanakan dengan ketentuan yang diberikan yakni pukul 6.00-7.00 WIB.

"Dari sini kegiatan ini dibesarkan untuk mengajak masyarakat berkontribusi," ujarnya.
Baca juga: Generasi cinta Quran adalah generasi cerdas dan unggul
Baca juga: Ciri bangsa maju cinta ilmu
Baca juga: Generasi muda hendaknya cinta Al Quran