Ciri-Ciri dan Jenis Arthropoda yang Perlu Diketahui

·Bacaan 3 menit

Bola.com, Jakarta - Arthropoda adalah hewan yang tidak memiliki tulang belakang dan dikelompokkan ke dalam kelompok hewan invertebrata. Ciri-ciri arthropoda terletak pada bagian penyusun dan bentuk tubuhnya.

Istilah Arthropoda dalam bahasa Latin, yaitu 'artha' berarti ruas, buku, segmen dan 'podos' berarti kaki. Hewan arthropoda dapat diartikan sebagai hewan yang mempunyai ciri kaki beruas, berbuku, dan bersegmen, segmen tersebut juga terdapat pada tubuhnya.

Dalam tubuh hewan arthropoda terdiri dari exoskleleton, kemudian tubuh yang tersegmentasi, dan terdapat sendi sebagai bagian yang turut melengkapi komponen tubuh arthropoda.

Arthropoda disebut memiliki sistem organ yang lebih kecil dibandingkan dengan hewan invertebrata lainnya.

Hewan jenis arthropoda sering ditemui dalam kehidupan sehari-hari, mulai semut hingga beberapa jenis hewan laut seperti lobster.

Meski sering ditemui, masih banyak masyarakat yang belum mengetahui ada berbagai hewan yang termasuk sebagai hewan arthropoda.

Untuk mengetahui jenis-jenis hewan arthropoda, penting untuk mengetahui ciri-cirinya. Apa saja ciri-ciri hewan arthropoda?

Berikut ini rangkuman tentang ciri-ciri arthropoda dan jenis-jenisnya, seperti dilansir dari laman Dosenbiologi dan Duniapendidikan, Kamis (18/2/2021).

Ciri-Ciri Arthropoda

Seekor Laba-laba wanita membawa mangsanya kedalam jaring yang tertangkap di sebuah taman di kota Toulouse, Prancis (8/8). Laba-laba merupakan salah satu jenis hewan filum Arthropoda yang mempunyai kaki yang beruas ruas. (AFP Photo/Pascal Pavani)
Seekor Laba-laba wanita membawa mangsanya kedalam jaring yang tertangkap di sebuah taman di kota Toulouse, Prancis (8/8). Laba-laba merupakan salah satu jenis hewan filum Arthropoda yang mempunyai kaki yang beruas ruas. (AFP Photo/Pascal Pavani)

1. Tubuh beruas-ruas

Tubuh hewan arthropoda beruas-ruas karena terdapat tiga bagian, yaitu kepala (caput), dada (thorax), dan badan belakang/perut (abdomen). Pada bagian kepala dan dada hewan arthropoda menyatu.

2. Tipe pemakan herbivora atau karnivora

Berdasarkan tipe pemakannya, hewan arthropoda memiliki tipe herbivora dan karnivora. Tipe herbivora adalah hewan yang memakan tumbuh-tumbuhan, sedangkan karnivora adalah hewan yang dapat mempertahankan hidupnya dengan memakan daging.

3. Sistem organ tubuh sudah lengkap

Sistem organ tubuh dalam hewan arthropoda sudah lengkap, hal ini berarti sudah memiliki sistem pencernaan, sistem pernapasan, sistem peredaran darah, sistem ekskresi (pengeluaran), sistem saraf, dan sistem reproduksi.

Ciri-Ciri Arthropoda

Ilustrasi lobster. (Sumber Foto: Pexels)
Ilustrasi lobster. (Sumber Foto: Pexels)

4. Struktur tubuk termasuk simetri bilateral

Berdasarkan pembagian bentuk tubuh, hewan invertebrata terdiri dari dua jenis, yaitu simetri radial dan simetri bilateral. Simetri bilateral adalah kondisi hewan yang apabila tubuhnya dibagi menjadi bagian yang sama, bagian sisi kanan dan kiri akan terbagi sama.

5. Ada kerangka luar

Kerangka luar pada tubuh hewan arthropoda memberikan bentuk dan berguna melindungi tubuh. Bentuk kerangka luar pada hewan arthropoda bisa disebut sebagai cangkang.

Kerangka tubuh pada hewan arthropoda akan disesuaikan dengan bentuk dan ukuran arthropoda. Jadi, setiap hewan arthropoda mengalami pertumbuhan kerangka luar tubuh akan berganti sesuai bentuk tubuh.

Ciri-Ciri Arthropoda

Ilustrasi Kupu-Kupu. (Photo by Daniel Klein on Unsplash)
Ilustrasi Kupu-Kupu. (Photo by Daniel Klein on Unsplash)

6. Sistem peredaran darah terbuka

Sistem peredaran darah pada hewan dapat dibedakan menjadi dua, yaitu sistem peredaran darah terbuka dan sistem peredaran darah tertutup. Pada hewan arthropoda, sistem peredaran darah terbuka, hal ini berarti darah yang mengalir ke seluruh tubuh hewan ini tidak melalui pembuluh kapiler darah.

Adapun darah pada hewan arthropoda berwarna biru. Warna biru pada darah hewan arthropoda dipengaruhi pigmen respirasi hemosianin.

7. Sistem saraf tangga tali

Sistem saraf pada hewan arthropoa adalah sistem saraf tangga tali. Sistem saraf tangga tali adalah saraf yang membentuk serabut memanjang pada bagian bawah (ventral) tubuh.

Dengan struktur tubuh hewan arthropoda yang beruas-ruas, serabut saraf membentuk simpul yang disebut ganglion.

8. Habitat di darat, air tawar, dan laut

Ciri-ciri hewan arhropoda yang paling mudah kita temukan dalam kehidupan sehari-hari adalah dapat atau mudah ditemukan di darat, air tawar, dan laut.

Jenis-jenis Arthropoda

Ilustrasi jangkrik, serangga famili Gryllidae (Pixabay)
Ilustrasi jangkrik, serangga famili Gryllidae (Pixabay)

Arachnida

Kata arachnida berasal dari bahasa Yunani, yakni 'arachno' yang berarti laba-laba. Namun, anggota dari kelas ini bukan hanya laba-laba saja.

Secara umum, anggotanya memiliki dua bagian tubuh utama, yaitu bagian depan (kepala) dan bagian belakang (perut). Tetapi, pada kalajengking terdapat tiga bagian tubuh, yaitu bagian depan (kepala), tengah (badan) dan belakang (ekor).

Crustacea

Crustacea adalah satu di antara kelas arthropoda yang hidupnya di air. Crustacea bisa ditemukan di air laut atau di air tawar.

Myriapoda

Kata myriaooda berasal dari bahasa Yunani yakni 'myria' yang berarti banyak, dan 'podos' yang berarti kaki. Sesuai namanya itu, myriapoda adalah kelompok hewan dengan kaki yang cukup banyak.

Insecta

Kata insecta diambil dari bahasa Latin, yang berarti serangga. Insecta adalah satu-satunya hewan dalam kelompok invertebrata yang mempunyai kemampuan untuk terbang.

Spesies serta jenis dari individu dalam kelas tersebut sangat banyak. Jumlah spesies insecta yang sudah dikenali kurang lebih sekitar 750 ribu spesies. Cabang ilmu yang mempelajari mengenai serangga ini disebut Entomologi

Sumber: Dosenbiologi, Dosenpendidikan