Ciri-Ciri Musik Ansambel dan Jenis-jenisnya yang Perlu Diketahui

·Bacaan 3 menit

Bola.com, Jakarta - Musik ansambel adalah bentuk sajian musik yang terdiri dari campuran alat musik. Beberapa alat musik yang dipilih tersebut biasanya mengandung unsur ritmis, melodis, dan harmonis.

Perlu diketahui, kata ansambel berasal dari bahasa Prancis yang mempunyai arti suatu rombongan musik. Adapun pengertian ansambel menurut kamus musik adalah kelompok kegiatan musik dengan jenis kegiatan seperti yang tercantum dalam sebutannya.

Sementara, menurut Kamus Besar Bahasa Indonesia (KBBI), musik ansambel adalah kelompok pemain musik (penyanyi) yang bermain bersama secara tetap.

Jadi, musik ansambel adalah praktik bermain musik secara bersama-sama dengan menggunakan beberapa alat musik tertentu dengan berbagai jenis alat musik yang berbeda dan dimainkan secara bersamaan ini, akan menghasilkan musik yang indah untuk dinikmati.

Berikut ini ulasan tentang ciri-ciri musik ansambel dan jenis-jenisnya yang perlu diketahui, seperti dilansir dari emodul.kemdikbud.go.id, Rabu (10/11/2021).

Ciri-ciri Musik Ansambel

Ilustrasi alat musik. Credit: pexels.com/Karia
Ilustrasi alat musik. Credit: pexels.com/Karia

Berikut ini ciri-ciri dari musik ansambel:

1. Musik ansambel dimainkan secara bersama-sama dengan terdiri dari beberapa alat musik, atau bila alat musik yang digunakan sama maka akan dimainkan dengan jumlah banyak dan dimainkan secara bersama-sama.

2. Adanya harmonisasi bunyi berupa kombinasi semua alat musik yang menciptakan perpaduan harmonisasi.

3. Dimainkan di ruangan tertutup sehingga dengan heningnya ruangan maka musik ansambel lebih bisa dinikmati.

4. Durasi lagu ansambel pendek dengan lirik yang tidak terlalu panjang.

5. Pemain musiknya tetap, walau memainkannya secara kelompok pemain ansambel tidak berubah-ubah karena jika diubah maka penyesuaian permainan akan sulit.

6. Semua pemain harus memainkan alat musiknya secara tertib dan harus mengikuti aturan dirigen.

7. Semua pemain musik ansambel harus mengutamakan prinsip kerja sama agar musik yang dimainkan tidak rancu. Para pemain harus seimbang dalam pembagian alat musik.

Jenis Musik Ansambel Berdasarkan Bentuk Penyajiannya

Ilustrasi alat musik. Credit: pexels.com/Kiky
Ilustrasi alat musik. Credit: pexels.com/Kiky

1. Ansambel Sejenis

Musik ansambel sejenis adalah bentuk penyajian musik ansambel yang menggunakan alat–alat musik yang sama atau sejenis. Contoh ansambel gitar maka semua penyajian ansambel memainkan alat musik yang sama, yaitu gitar.

Jadi, para pemain musik akan memainkan lagu bersama-sama dengan satu jenis alat musik yang sama. Namun, untuk menampilkan sajian musik ansambel sejenis ini diperlukan kekompakan yang baik agar sajian musik yang dipertunjukkannya terdengar merdu dan harmonis.

2. Ansambel Campuran

Musik ansambel campuran, yaitu bentuk penyajian musik ansambel yang menggunakan beberapa jenis ragam alat atau instrumen musik dalam pertunjukkannya.

Saat memainkan lagu–lagu tertentu maka alat musik yang digunakan ada berbagai macam, seperti recorder, pianika, gitar, castanget, triangle, tamborin, dan simbal.

Jadi, ansambel campuran merupakan sajian musik yang dimainkan oleh beberapa orang pemain dengan jenis alat musik yang berbeda-beda.

Jenis Musik Ansambel Berdasarkan peranan dan fungsinya

Ilustrasi bermain alat musik. Credit: unsplash.com/Oleg
Ilustrasi bermain alat musik. Credit: unsplash.com/Oleg

Berdasarkan peranan dan fungsi alat-alat musik yang digunakan, musik ansambel dikelompokkan menjadi tiga macam, yaitu:

a. Ansambel melodis

Musik ansambel melodis adalah alat musik yang digunakan untuk memainkan rangkaian nada-nada yang merupakan melodi lagu. Contoh ansambel melodis: piano, rekorder, pianika, biola, terompet, tamborin, dan harmonika.

b. Ansambel ritmis

Musik ansambel ritmis adalah alat musik yang digunakan untuk mengatur irama sebuah lagu. Contoh ansambel ritmis: tamborin, drum set, triangle, gong, dan gendang.

c. Ansambel harmonis

Musik ansambel harmonis adalah alat musik yang berfungsi untuk memainkan melodi lagu dan mengatur irama lagu. Contoh ansambel harmonis: biola, cello, gitar.

Jenis Alat Musik Ansambel Berdasarkan Golongannya

Ilustrasi akordion, alat musik melodis. (Photo by Anja��#helpinghands #solidarity#stays healthy�� on Pixabay)
Ilustrasi akordion, alat musik melodis. (Photo by Anja��#helpinghands #solidarity#stays healthy�� on Pixabay)

Berdasarkan golongan alat musik, ansambel dibagi menjadi dua macam, yaitu dilihat dari aspek sumber bunyi, cara memainkan dan peranannya dalam musik ansambel.

a. Sumber bunyi

1. Akrofon

Akrofon adalah alat musik yang sumber bunyinya berasal dari getaran udara yang ada. Contoh akrofon: seruling dan terompet.

2. Membranofon

Membranofon adalah alat musik yang mendapatkan sumber bunyi dari plastik. Contoh membranofon: gendang, rebana, dan drum.

3. Kordofon

Kordofon adalah alat musik yang sumber bunyinya didapatkan dari dawai atau tali. Contoh kordofon: gitar, kecapi, biola.

4. Idiofon

Idiofon adalah alat musik yang sumber bunyinya terletak pada bunyi alat itu sendiri apabila dimainkan. Contoh idiofon: angklung, gong.

5. Elektrofon

Elektrofon adalah alat musik yang bunyinya bersumber pada tegangan listrik. Contoh elektrofon: organ listrik dan gitar listrik.

b. Cara memainkan alat musik

1. Dipukul. Contoh: drum, bongo, gendang, saron.

2. Dipetik. Contoh: gitar dan kecapi.

3. Ditiup. Contoh: terompet, seruling, dan klarinet.

4. Digoyangkan atau digetarkan. Contoh: angklung.

5. Digesek. Contoh: biola, rebab, selo.

Sumber: Kemdikbud

Tujuan kami adalah menciptakan tempat yang aman dan menarik bagi pengguna untuk terhubung melalui minat dan kegemaran. Untuk meningkatkan pengalaman komunitas, kami menangguhkan sementara fitur komentar artikel