Ciri-Ciri Pasar Persaingan Sempurna dan Tidak Sempurna, Beserta Contohnya

·Bacaan 4 menit

Liputan6.com, Jakarta Ciri-ciri pasar persaingan sempurna dan tidak sempurna perlu kamu pahami. Kedua pasar ini merupakan 2 jenis pasar menurut strukturnya. Seperti yang diketahui, pasar memang terbagi ke dalam beberapa jenis karena dipengaruhi oleh berbagai faktor.

Pasar merupakan tempat orang berjual beli. Namun pasar berkaitan dengan kegiatannya, bukan tempatnya. Interaksi antara penjual dan pembeli seperti adanya proses tawar-menawar, adanya produk atau jasa dan adanya kesepakatan antara kedua belah pihak yaitu penjual dan pembeli merupakan syarat pasar.

Secara umum pasar dikenal sebagai tempat untuk melakukan kegiatan jual-beli yang diselenggarakan oleh sebuah organisasi atau sekelumpulan orang yang bermaksud untuk mencari keuntungan yang sehat.

Jenis pasar menurut strukturnya terdiri dari pasar persaingan sempurna dan pasar persaingan tidak sempurna. Kedua jenis pasar ini perlu kamu ketahui ciri-cirinya. Berikut Liputan6.com rangkum dari berbagai sumber, Kamis (28/10/2021) tentang ciri-ciri pasar persaingan sempurna.

Pasar Persaingan Sempurna

Pembeli membeli sayuran di pasar, Jakarta, Jumat (6/10). Dari data BPS inflasi pada September 2017 sebesar 0,13 persen. Angka tersebut mengalami kenaikan signifikan karena sebelumnya di Agustus 2017 deflasi 0,07 persen. (Liputan6.com/Angga Yuniar)
Pembeli membeli sayuran di pasar, Jakarta, Jumat (6/10). Dari data BPS inflasi pada September 2017 sebesar 0,13 persen. Angka tersebut mengalami kenaikan signifikan karena sebelumnya di Agustus 2017 deflasi 0,07 persen. (Liputan6.com/Angga Yuniar)

Sebelum mengenali ciri-ciri pasar persaingan sempurna, kamu perlu memahami apa itu pasar persaingan sempurna terlebih dahulu. Pasar persaingan sempurna merupakan pasar di mana terdapat banyak penjual dan pembeli, dan mereka sudah sama-sama mengetahui keadaan pasar.

Barang yang diperjualbelikan sejenis (homogen), penjual maupun pembeli memiliki informasi yang lengkap tentang pasar. Selain itu, harga ditentukan oleh pasar, semua faktor produksi bebas masuk dan keluar pasar, dan tidak ada campur tangan pemerintah. Contoh pasar persaingan sempurna seperti, pasar hasil-hasil pertanian.

Pada pasar persaingan sempurna, transaksi yang dilakukan tidak dipengaruhi oleh naik turunnya harga. Asas dalam pasar persaingan sempurna adalah kesepakatan antara pedagang dengan pembeli.

Hal ini muncul dikarenakan antara keduanya sudah terjalin hubungan batin yang erat dan sama-sama telah mengetahui tentang informasi harga di pasar tersebut. Biasanya, barang yang dijual pada struktur pasar ini adalah bahan pokok seperti beras, kentang, gandum, sagu, dan lain sebagainya.

Ciri-Ciri Pasar Persaingan Sempurna

Ciri-ciri persaingan sempurna harus memenuhi beberapa ketentuan. Berikut ciri-ciri pasar persaingan sempurna:

Jumlah penjual dan pembeli sama banyak

Salah satu ciri-ciri pasar persaingan sempurna adalah adanya jumlah yang seimbang antara penjual dan pembelinya. Dengan kondisi semacam ini, tentu saja penjual tidak akan bisa sembarangan untuk memainkan harga karena pembeli bisa mengetahui informasi tentang harga asli yang sudah beredar di pasar tersebut.

Maka dari itu, ciri-ciri pasar persaingan sempurna juga harganya akan cenderung stabil. Dalam konteks ini yang menentukan keberhasilan transaksi adalah kekuatan penawaran dan permintaan atas sebuah produk.

Pedagang leluasa membuka atau menutup usaha

Ciri-ciri pasar persaingan sempurna selanjutnya adalah pihak pedagang leluasa untuk membuka ataupun menutup usahanya. Jika dirasa merugikan maka niaganya bisa dihentikan maupun sebaliknya. Ciri-ciri pasar persaingan sempurna ini berbeda dengan pasar jenis lain, yang biasanya pihak pedagang hanya boleh menutup usahanya pada waktu tertentu. Ini biasanya tercantum dalam surat perjanjian sebelum membuka usaha.

Barang yang dijual bersifat homogen

Salah satu ciri-ciri pasar persaingan sempurna yakni barang yang dijual bersifat homogen atau setipe. Sehingga, sekalipun pembeli membeli pada pedagang lain harga dan kualitasnya tetap sama. Produk homogen yang dimaksud adalah barang yang dibutuhkan oleh masyarakat tetapi hanya satu kategori saja, seperti produk yang berupa bahan-bahan pokok. Di dalamnya sudah termasuk bahan makanan dan lainnya.

Penjual dan pembeli mengetahui informasi harga yang jelas

Ciri-ciri pasar persaingan sempurna berikutnya yaitu baik para penjual ataupun pembeli sudah mengetahui informasi terkait harga yang ada di pasar tersebut. Ini juga berlaku ketika harga bergerak dengan cepat.

Informasi ini sangat penting untuk mencegah penjual menjual produk dengan harga di bawah pasar ataupun sebaliknya. Sehingga bisa bermanfaat bagi pembeli agar tidak membeli produk dengan harga lebih tinggi dari harga yang sebenarnya.

Mengenal Pasar Persaingan Tidak Sempurna

Ilustrasi pasar. (Liputan6/Pixabay)
Ilustrasi pasar. (Liputan6/Pixabay)

Pasar ini kebalikan dari pasar persaingan sempurna yaitu pasar yang terdiri atas sedikit penjual dan banyak pembeli. Pada pasar ini penjual dapat menentukan harga barang. Barang yang diperjualbelikan jenisnya heterogen (berbagai jenis barang).

Contoh dari pasar persaingan tidak sempurna adalah, pasar monopoli, pasar persaingan monopolistis, dan pasar oligopoli.

- Pasar Monopoli, yaitu pasar yang terjadi apabila seluruh penawaran terhadap jenis barang pada pasar dikuasai oleh seorang penjual atau sejumlah penjual tertentu.

- Pasar Persaingan Monopolistis, yaitu pasar dengan banyak penjual yang menghasilkan barang yang berbeda corak. Pasar ini banyak dijumpai pada sektor jasa dan perdagangan eceran. Misalnya jasa salon, angkutan, toko obat/apotik, dan toko kelontong.

- Pasar Oligopoli, yaitu pasar yang hanya terdiri atas beberapa penjual untuk suatu barang tertentu. Sehingga antara penjual yang satu dengan yang lainnya bisa memengaruhi harga. Contohnya perusahaan menjual mobil dan sepeda motor, perusahaan rokok, industri telekomunikasi, dan perusahaan semen.

Tujuan kami adalah menciptakan tempat yang aman dan menarik bagi pengguna untuk terhubung melalui minat dan kegemaran. Untuk meningkatkan pengalaman komunitas, kami menangguhkan sementara fitur komentar artikel