Ciri-ciri Perampok Pegadaian Disebar

TRIBUNNEWS.COM, SAMARINDA - Polresta Samarinda hingga kini belum menemukan perkembangan baru terkait peristiwa perampokan yang terjadi di Kantor Unit Pegadaian Syariah, di Jl Basuki Rahmat, Senin lalu.

Meski demikian, upaya pendalaman kasus penyeledikan terus dikembangkan. Kasubag Humas Polresta Samarinda, Ipda Agus Setyo mengungkapkan kasus perampokan tersebut menjadi agenda prioritas Polresta Samarinda untuk segera diungkap. "Pimpinan menekankan agar kasus ini bisa diungkap sesegera mungkin," ungkap Agus, Kamis (7/2/2013).

Agus memaparkan, pihaknya sudah menyebarkan ciri-ciri pelaku yang diperoleh dari keterangan para saksi, ke seluruh personil kepolisian di Samarinda. Pengungkapan kasus ini, katanya, menjadi kewajiban seluruh personil kepolisian di Samarinda. "Jadi bukan hanya unit tertentu, tapi seluruh personil punya kewajiban ikut membantu mengungkap kasus ini," jelasnya.

Berdasarkan keterangan para saksi. Saat beraksi, keempat pelaku tersebut menggunakan pakaian safari dengan perawakan tegap berisi. Kala beraksi, kawanan perampok ini juga menggunakan dua sepeda motor jenis Jupiter MX. "Ciri-ciri itulah yang kami sebar," katanya.

Agus juga membantah aksi perampokan tersebut dikaitkan dengan dugaan terorisme. "Kita tidak bisa menyimpulkan atau menduga-duga seperti itu. Kita tunggu saja perkembangan dari kasus ini," katanya lagi.

Diketahui, dari pola kerjanya, kawanan perampok ini sangat profesional. Selain aksi yang terencana dengan rapi, pelaku juga sempat mengambil hardisk berisi rekaman CCTV guna menghilangkan jejak. "Dari pakaian, cara kerja, dan aksinya mengambil hardisk CCTV, pelaku pasti sudah profesional," pungkasnya.

Diketahui, empat pria bersenjata api merampok Kantor Unit Pegadaian Syariah di Jl Basuki Rahmat yang terletak di tengah kota Samarinda, beberapa waktu lalu. Emas batangan, perhiasan milik nasabah, dan uang tunai senilai Rp 6,7 miliar ludes digasak kawanan perampok tersebut.

Saat peristiwa itu terjadi, Kantor Unit Pegadaian tersebut hanya diisi oleh satu pengelola dan satu security. Sebelumnya, sempat ada satu nasabah yang melakukan transaksi sebelum peristiwa itu terjadi.
Seorang petugas security yang berjaga saat itu juga turut dilumpuhkan pelaku dan disekap dengan tangan terikat, serta mata dan mulut yang di tutup menggunakan lakban. Tak hanya itu, security tersebut juga sempat mendapat hantaman dari gagang pistol milik pelaku. (Tribun Kaltim/rad)

Baca juga:

  • Mitsubishi Bidik Kaltara
  • Utang Harus Dilunasi Sebelum Imlek
  • Ketua DPRD Kukar Kutuk Pencabulan Anak Kandung
  • Anak Telat Datang Bulan Orangtua Lapor Polisi


Memuat...
PEDOMAN KOMENTAR

Ayo berpartisipasi membangun budaya berkomentar yang baik. Bila menemukan komentar bermuatan menghina atau spam, berikan jempol bawah, tanda Anda tak menyukai muatan komentar itu. Komentar yang baik, berikan jempol atas.


Kolom komentar tersedia untuk diskusi, berbagi ide dan pengetahuan. Hargai pembaca lain dengan berbahasa yang baik dalam berekspresi. Setialah pada topik. Jangan menyerang atau menebar kebencian terhadap suku, agama, ras, atau golongan tertentu.


Pikirlah baik-baik sebelum mengirim komentar.