Ciri Laki-laki yang Siap Memiliki Istri Menurut Buya Yahya

Rochimawati, Isra Berlian
·Bacaan 2 menit

VIVA – Pernikahan merupakan salah satu impian setiap orang untuk membangun keluarga. Namun tidak sedikit dari kita yang ingin menikah ragu, apakah mereka calon pasangan tersebut, tepat atau tidak untuk kita.

Lantas bagaimana kita tau laki-laki atau perempuan yang tepat? Terkait hal ini, Buya Yahya angkat bicara. Beliau menjelaskan bahwa untuk mempersunting seseorang tidak perlu menunggu diri kita menjadi orang yang istimewa. Jika kita terus menunggu untuk bisa menjadi istimewa mungkin hingga tua kita tidak akan menikah, lantaran hidup terus berjalan.

Maka yang paling penting adalah insyaf, yakni ingin mengubah diri menjadi lebih, menyadari kekurangannya.

"Maka kunci pertama untuk meminang anak gadis adalah siaplah dirimu untuk berubah biarpun mungkin Anda mungkin orang yang paling jelek di kampung itu," kata Buya Yahya seperti di channel YouTube Al Bahjah TV.

Beliau melanjutkan, seseorang yang memiliki akal sehat berhak memilih wanita yang baik, yang bisa membimbingnya menjadi lebih baik.

"Mungkin saat itu Anda belum saleh tapi anda punya cita-cita mulia untuk menjadi yang saleh, bahkan mungkin berkata aku ingin mendapatkan istri yang bisa membimbingku. sehingga alangkah banyaknya seorang suami yang tidak bisa membaca alquran ternyata setelah menikah belajar dengan istrinya alquran belajar solat dengan istrinya, kuncinya adalah keinsyafan," kata beliau.

Beliau melanjutkan, untuk memilih pasangan Nabi sendiri telah mengajarkan untuk mencari pasangan dengan empat kriteria, salah satunya adalah agama. Agama ini kata Buya Yahya adalah rasa patuh dalam diri wanita terhadap syariat patuh.

"Mungkin dia wanita yang bodoh tapi dia patuh dengan syariat, dia tidak mengerti, membaca alquran masih belepotan tapi kalau sudah dikatakan ustaz para ulama patuhnya luar biasa itu luar biasa. hatinya bisa dimasuki dengan kemuliaan ini adalah kunci wanita," ujar beliau.

Selain itu, penting untuk memiliki sifat tawadhu yang tidak merendahkan. Yang mana ketika laki-laki soleh melihat kekurangan tidak akan menyebut kekurangan, apalagi bukan kekurangan.

"Kalau sudah berani membicarakan fisiknya manusia paling rendahnya, karena fisik yang menciptakan Allah. Suamimu istrimu adalah pilihan Allah. Tinggal untuk membuat cantik adalah tutup matamu syukuri nikmat Allah," tuturnya.

Selain itu, Buya juga mengatakan bahwa Nabi juga pernah berkata bahwa nikahkanlah anak perempuan dengan orang saleh yang dekat dengan Allah yang rasa takutnya ada.

"Jika dia tidak mencintai anak perempuan mu maka dia tidak akan merendahkannya. Jika dia mencintai anak perempuanmu maka dia akan memuliakannya. Di saat tidak mencintai dia tidak akan merendahkannya akan melaksanakan kewajibannya itu orang saleh," kata beliau.