Citayam Fashion Week Didaftarkan, Sahroni: Tak Usah Diklaim, Enggak Ada Kerjaan Amat

Merdeka.com - Merdeka.com - Langkah perusahaan Tiger Wong Entertainment milik Muhammad Ibrahim atau Baim Wong dan Indigo Aditya Nugroho mendapatkan kritikan. Lantaran pendaftaran merek ‘Citayam Fashion Week’ ke Pangkalan Data Kekayaan Intelektual (PDKI) Kementerian Hukum dan HAM (Kemenkumham).

Kritikan itu datang dari Wakil Ketua Komisi III DPR, Ahmad Sahroni menilai, langkah mendaftarkan merek tersebut adalah bentuk pembatasan kreasi para anak muda yang berpusat di SCBD.

"Kreasi anak muda di SCBD enggak usah diklaim-klaim pakai merek segala, enggak ada kerjaan amat cinnn," tulisnya seperti dikutip lewat akun instagramnya, @ahmadsahroni88, Minggu (24/7).

Dari unggahan tersebut, Sahroni turut menuliskan, jika langkah pendaftaran merek tersebut adalah tindakan 'latah' tatkala acara 'Citayam Fashion Week' tengah menyedot perhatian publik.

"Jangan Latah dengan kreasi anak-anak muda," ujarnya.

Politikus Partai NasDem itu juga mengingatkan jika Direktorat Jenderal Hak Atas Kekayaan Intelektual (HAKI) selaku pihak yang berwenang menerbitkan hak cipta merek agar tidak gegabah.

"Dirjen HAKI juga tidak boleh asal terima atas pengajuan nama Merek begitu aja, harus ada kajian mendalam untuk menerima hal merek tersebut, jangan sampe Kreasi anak anak muda yang terlahir secara spontan malah di manfaatkan orang lain," jelasnya.

"Kreasi anak muda zaman Now Emang keren dan wajib di Apresiasi," tambah Sahroni.

Di samping itu, Sahroni juga mengimbau kepada aparat kepolisian untuk tidak melarang kegiatan tersebut. Dia meminta kepada pihak kepolisian untuk tetap membuka ruang berkreasi anak-anak.

"Pak Polisi Jangan Larang yah. Biarkan anak-anak muda berkreasi dengan lepas disana, daripada Melakukan hal-hal negatif. Dan untuk para member SCBD jaga kesehatan dan Pulang tepat waktu agar orang tua tidak nyari. Salam anak2 SCBD salut," tutupnya.

Baim Wong Daftarkan Citayam Fashion Week

Sebelumnya, Kementerian Hukum dan HAM (Kemenkumham) membenarkan Artis Muhammad Ibrahim atau Baim Wong mendaftarkan merek "Citayam Fashion Week", ke Pangkalan Data Kekayaan Intelektual (PDKI) Kementerian Hukum dan HAM (Kemenkumham) dengan memakai PT Tiger Wong Entertainment.

Permohonan PT Tiger Wong tersebut teregistrasi dengan nomor JID2022052181. Permohonan itu diterima PSDKI Kemenkumham pada 20 Juli 2022. Bersamaan dengan Indigo Aditya Nugroho yang juga mendaftarkan merek tersebut dengan nomor permohonan JID2022052496.

Koordinator Humas Direktorat Jenderal Kekayaan Intelektual (DJKI) Kemenkumham Irma Mariana mengungkapkan permohonan merek Citayam Fashion Week yang diajukan Baim Wong dan Indigo Aditya masih dalam tahapan formalitas.

"Saat ini masih dalam tahapan yang harus dilewati banyak. Jadi belum tentu juga merek ini akan diberikan. Kalau merek diberikan juga tergantung dari hasil pemeriksaan yang dilakukan oleh pemeriksaan DJKI," kata Irma saat dihubungi merdeka, Minggu (24/7)

Lebih lanjut, Irma menjelaskan, jika tahapan formalitas sudah lengkap verifikasi administrasinya, maka masuk pada tahap publikasi.

"Tahapan publikasi ini akan melihat apakah ada keberatan dari pihak lain terkait dengan pengajuan merek ini, jika tidak ada keberatan dari pihak lain baru masuk ke tahap pemeriksaan," jelasnya.

"Tahapan pemeriksaan ini yang kami sampaikan akan dilakukan oleh pemeriksa DJKI, disini ditentukan apakah merek ini bisa diberikan atau tidak," sambungnya.

Ia pun menekankan, pada prinsipnya pihaknya menerima semua permohonan yang masuk dan diterima melalui sistem. Dan kebetulan, merek Citayam Fashion Week diajukan oleh Baim Wong yang membuat viral.

Kendati demikian, pihaknya tetap mengacu pada undang-undang Nomor 20 tahun 2016 untuk mengeluarkan sebuah merek.

"Merek ini kan pengajuannya siapa cepat dia dapat, inilah jahatnya persaingan bisnis. Tapi nanti kami hanya memutuskan berdasarkan UU yang memang kita jadikan acuan mengeluarkan sebuah merek artinya kita first to file artinya siapapun yang mengajukan merek pertama kalinya itu yang akan dilindungi," ungkap Irma. [fik]

Tujuan kami adalah menciptakan tempat yang aman dan menarik bagi pengguna untuk terhubung melalui minat dan kegemaran. Untuk meningkatkan pengalaman komunitas, kami menangguhkan sementara fitur komentar artikel