Citilink angkut bantuan kesehatan dari AS ke Indonesia

·Bacaan 1 menit

Maskapai penerbangan Citilink melakukan penerbangan langsung Indonesia-Amerika Serikat (AS) pp guna mengangkut bantuan alat kesehatan berupa 176 unit ventilator beserta perlengkapannya yang didatangkan dari New York melalui Newark Liberty International Airport, AS.

“Bertepatan dengan Hari Kemerdekaan Indonesia, Citilink menyelenggarakan penerbangan khusus dengan misi kemanusiaan mengangkut bantuan alat kesehatan dari Pemerintah Kota New York kepada Pemerintah Indonesia melalui Yayasan BUMN," kata Direktur Utama Citilink Juliandra dalam keterangannya di Jakarta, Rabu.

Penerbangan ini, lanjutnya, merupakan bentuk komitmen Citilink dalam membantu percepatan penanganan pandemi COVID-19 di Indonesia.

Ia mengatakan penerbangan dengan misi kemanusiaan ini merupakan bentuk sinergi antara Citilink, Kementerian BUMN melalui Yayasan BUMN, Kementerian Luar Negeri RI, Kementerian Kesehatan RI, dan Pemerintah Kota New York.

Baca juga: Bantuan obat-obatan, alat kesehatan dari AS tiba di Jakarta

Menurut dia, bantuan ventilator tersebut didatangkan dari New York menuju Jakarta melalui penerbangan sewa Citilink dengan pesawat jenis Airbus A330-900 NEO dan nomor penerbangan QG 5991 yang tiba di Bandara Internasional Soekarno-Hatta pukul 12.28 WIB pada, Selasa (17/8).

Ventilator tersebut selanjutnya akan didistribusikan melalui jaringan rumah sakit BUMN ke wilayah-wilayah yang membutuhkan.

Juliandra berharap adanya bantuan alat kesehatan ventilator ini dapat memberikan manfaat yang sebesar-besarnya bagi masyarakat Indonesia khususnya meningkatkan aksesibilitas masyarakat terhadap alat-alat kesehatan penunjang penanganan pandemi COVID-19.

Sementara itu Duta Besar Amerika Serikat untuk Indonesia Sung Yong Kim yang turut menyambut kedatangan pesawat tersebut menyatakan penerbangan ini merupakan peristiwa bersejarah penting, di mana pesawat Airbus Citilink yang mengirim ventilator merupakan penerbangan langsung yang pertama kembali dari Indonesia ke AS setelah lebih dari 20 tahun tidak ada penerbangan langsung.

Baca juga: Citilink sediakan tes PCR dan Antigen untuk calon penumpang

Tujuan kami adalah menciptakan tempat yang aman dan menarik bagi pengguna untuk terhubung melalui minat dan kegemaran. Untuk meningkatkan pengalaman komunitas, kami menangguhkan sementara fitur komentar artikel