Citilink Rekrut 200 Pramugari via Facebook

TRIBUNNEWS.COM, SURABAYA - Selain rencana mendatangkan enam unit Airbus A-320, maskapai penerbangan Citilink akan merekrut pramugari dan menggelar lomba desain pakaian pramugari lewat Facebook (FB) dan Twitter.

PjS Senior Marketing Manager Citilink, Doni Rizal mengatakan, rekrutmen pramugari lewat FB dan Twitter sangat pas mengingat targetnya adalah kawula muda berusia 18–23 tahun.

"Saat ini siapa yang tak punya akun FB dan twitter? Tapi, rekrutmen online ini akan dilanjutkan dengan tahap interview langsung dan tes psikologi, jadi tidak otomatis diterima," ujar Doni Rizal di Surabaya Town Square (Sutos), Jumat (22//2011).

Open recrutment itu dibuka sejak Juni sampai Oktober 2011. Kualifikasinya, wanita, minimal lulusan SMA, tinggi badan 160–170 cm dengan berat proporsional, serta tidak mengenakan kacamata, lensa kontak, maupun kawat gigi. Pramugari yang berpengalaman atau telah mengantongi izin terbang Airbus A–320 boleh mendaftar, dengan maksimal usia 35 tahun.

"Tinggal klik fan page Citilink di FB lalu daftarkan diri dan upload foto close up, untuk data diri dan selengkapnya bisa dikirim via email di recruitmen@citilink.co.id. Calon pramugrari yang banyak di–LIKE atau punya banyak penggemar di akun FB Citilink itu akan dipanggil interview," ujar Doni Rizal.

Rekrutmen lewat FB dan twitter dianggap fair karena secara fisik mengikuti selera masyarakat. Namun, itu baru seleksi awal untuk tahap administratif. Setelah foto diri dan data disesuaikan dengan data email yang dikirim, barulah calon pramugari dipanggil untuk interview pertama.

Saat ini, pendaftar lowongan ini telah mencapai lebih dari 1.000 akun. Untuk tahap awal akan diambil sekitar 31 pramugari. Sampai akhir 2011, Citilink butuh sekitar 200 pramugari. Sementara untuk rekrutmen pilot dan co–pilot tidak dilakukan dilakukan lewat jalur FB dan twitter, karena yang dicari adalah harus memiliki skill lebih spesifik.(*)

Memuat...
PEDOMAN KOMENTAR

Ayo berpartisipasi membangun budaya berkomentar yang baik. Bila menemukan komentar bermuatan menghina atau spam, berikan jempol bawah, tanda Anda tak menyukai muatan komentar itu. Komentar yang baik, berikan jempol atas.


Kolom komentar tersedia untuk diskusi, berbagi ide dan pengetahuan. Hargai pembaca lain dengan berbahasa yang baik dalam berekspresi. Setialah pada topik. Jangan menyerang atau menebar kebencian terhadap suku, agama, ras, atau golongan tertentu.


Pikirlah baik-baik sebelum mengirim komentar.

Memuat...