Cloud9 terlalu perkasa untuk 100 Thieves

Alfa Rizki

Jika masih ada yang meragukan Cloud9 sebagai tim terkuat di LCS, maka penampilan dominan mereka ketika menghancurkan 100 Thieves skor telak 3-0 di babak pertama putaran playoff Spring Split 2020 bisa menjawab itu semua. Dari game pertama hingga game ketiga, 100 Thieves tidak bisa melakukan apapun untuk membendung raksasa Amerika Utara itu.

Secara individu para pemain Cloud9 memiliki skill yang sangat mumpuni, sedangkan secara tim mereka benar-benar tidak terbendung. Dari 18 pertandingan di regular season LCS, tim yang bermakas di Los Angeles itu memenangkan 17 laga dan hanya kalah satu kali saja.

Bintang midlaner Cloud9 Nisqy, jadi MVP pada duel kali ini. Menggunakan Zoe pada ketiga game, ia mendapatkan total 17 kill, 19 assist, dan 0 death.

Selanjutnya Cloud9 akan berhadapan dengan Evil Geniuses pada lanjutan playoff di mana mereka akan menghadapi tiga mantan pemain tahun lalu yaitu Svenskeren, Kumo, dan Zeyzal.

Meski akan sangat sulit untuk mengalahkan Cloud9 saat ini, ketiga pemain tersebut tentunya memiliki motivasi tersendiri untuk membuktikan keputusan membuang mereka adalah kesalahan besar.

Sementara itu 100 Thieves harus turun ke losers bracket untuk menghadapi tantangan TSM. Kedua tim ini tampil kurang baik di regular season LCS 2020, namun semoga saja mereka bisa manyuguhkan duel yang menarik mengingat laga yang mereka jalani nanti adalah laga hidup dan mati.

BACA JUGASatu tim League of Legends asal Amerika Utara sempat tawari Faker cek kosong