CNN: Inflasi AS masih terlalu tinggi pada September 2022

Indeks Harga Konsumen terbaru menunjukkan bahwa kenaikan harga terus melonjak di Amerika Serikat (AS), dan inflasi bahkan menjalar dari barang ke sektor jasa pada September 2022, seperti dilaporkan CNN.

Departemen Perdagangan AS pada Jumat (28/10) melaporkan bahwa indeks harga pengeluaran konsumsi pribadi (personal consumption expenditures/PCE) di negara tersebut naik 0,3 persen pada September, untuk mencatat kenaikan 6,2 persen secara tahunan (year on year/yoy).

Selain itu, disebutkan pula bahwa Inflasi inti PCE, yang tidak termasuk pangan dan energi, naik 0,5 persen untuk mencatat kenaikan 5,1 persen (yoy).

"Bulan ini, kondisi pembelian untuk barang tahan lama melonjak 23 persen pada basis penurunan harga dan kendala pasokan. Kendati demikian, proyeksi kondisi bisnis pada tahun depan justru memburuk 19 persen," papar Joanne Hsu, seorang peneliti, seperti dilansir laporan tersebut.

"Pola-pola berbeda ini mencerminkan ketidakpastian substansial atas inflasi, respons kebijakan, dan pembangunan di seluruh dunia," imbuhnya.

Sementara pasar perumahan sudah terbebani oleh kenaikan suku bunga hipotek, dampak ekonomi penuh dari pengetatan kebijakan Federal Reserve (The Fed) masih belum dirasakan, ujar Gregory Daco, seorang ekonom, seperti dikutip oleh laporan tersebut.