Conte Bisa Jadikan Eriksen 'The Next Pirlo' di Inter Milan

Pratama Yudha
·Bacaan 2 menit

VIVA – Mantan pemain Inter Milan, Antonio Cassano, membela Christian Eriksen yang selama ini terpinggirkan di skuad Nerazzurri. Menurutnya, dengan segala kemampuan yang dimiliki, pemain asal Denmark itu bisa menjadi Andrea Pirlo baru di formasi Antonio Conte.

Sejak kepindahannya pada bursa transfer musim dingin tahun lalu, Eriksen masih kesulitan menembus starting XI di Inter Milan. Dia bahkan kerap "dilupakan" oleh Conte dalam sejumlah laga penting.

Musim ini saja, eks penggawa Tottenham Hotspur itu baru dimainkan dalam 15 laga. Itu pun kebanyakan turun dari bangku cadangan.

Nasibnya mulai berubah ketika jadi penentu kemenangan La Beneamata dalam Derby della Madoninna kontra AC Milan di Coppa Italia. Di laga selanjutnya, Eriksen langsung jadi starter saat menghadapi Benevento.

Bersama pemain 28 tahun di lini tengah, La Beneamata menang telak 4-0 di laga tersebut. Berkaca dari performa Eriksen pada pertandingan itu, Cassano menilai Conte salah besar dengan meninggalkan sang pemain di bangku cadangan.

Diungkapkan pria asal Italia, Conte harusnya bisa melihat potensi besar untuk menjadikannya The New Pirlo dalam skuad asuhannya. Seperti saat dia masih menangani Juventus pada periode 2011-2014.

"Kita membicarakan tentang juara sejati. Dia hanya butuh kepercayaan diri. Conte sudah berubah pikiran. Saya harap dia bisa memberikannya kesinambungan untuk meningkatkan kepercayaan dirinya," kata Cassano dalam Bobo TV dikutip Football Italia.

Cassano menambahkan, awalnya Pirlo juga bukan pemain yang disukai oleh Conte. Namun, dia kemudian menemukan formasi 3-5-2 yang bisa mengakomodir posisi Pirlo di Juventus hingga akhirnya bisa membawa Bianconeri kembali menguasai Serie A.

"Eriksen tak sekuat Luka Modric, tapi pemain asal Kroasia itu tak akan bermain buat Conte karena dia tak bertahan," tutur Cassano.

"Saya selalu mengingat Pirlo. Gagasan Conte di Juventus bukanlah bersama Pirlo. Conte kemudian menemukan Pirlo, dengan beberapa tekanan dari senator lama. Dia mengimplementasikan 3-5-2 dan memenangkan segalanya," lanjut dia.

Inter tak lama lagi akan menghadapi Juventus pada leg pertama semifinal Coppa Italia. Duel akan dihelat di Giuseppe Meazza, Rabu dini hari WIB, 3 Februari 2021.