Contoh-Contoh Sikap Tenggang Rasa dalam Kehidupan Bermasyarakat Sehari-hari

·Bacaan 3 menit

Bola.com, Jakarta - Sebagai manusia, kita diciptakan sebagai makhluk sosial. Itulah mengapa sikap tenggang rasa harus diterapkan di segala aspek kehidupan bermasyarakat.

Sebagai makhluk sosial, tidak dapat hidup sendirian dalam menjalani kehidupan ini. Untuk mendapatkan kehidupan bermasyarakat yang harmonis, diperlukan sikap tenggang rasa.

Tenggang rasa adalah sikap menghargai dan menghormati perasaan orang lain serta dapat menempatkan diri pada situasi yang dialami orang lain sehingga dapat ikut merasakannya.

Secara sederhana, tenggang rasa adalah sikap kita dalam menyikapi perbedaan sehingga tidak menyakiti atau menyinggung orang lain. Sikap tenggang rasa adalah sikap yang memiliki nilai moral baik.

Di sis lain, sikap tenggang rasa merupakan satu di antara dari butir-butir Pancasila. Tepatnya pada sila kedua, yaitu "Kemanusiaan yang Adil dan Beradab".

Untuk memamahi lebih lanjut, kamu bisa menyimak beberapa contoh sikap tenggang rasa dalam kehidupan bermasyarakat di bawah ini.

Berikut ini contoh-contoh sikap tenggang rasa yang dapat kita lakukan dalam kehidupan sehari-hari, dikutip dari laman Pendidikanmu dan Kosngosan, Kamis (7/10/2021).

Contoh Sikap Tenggang Rasa di Sekolah

  • Bergaul dengan teman yang berbeda agama. Mayoritas sekolah memiliki siswa dengan beragam agama. Siswa yang memiliki sikap tenggang rasa tidak akan menghindari siswa yang berbeda agama. Menghormati keyakinan dan cara beribadah merupakan contoh toleransi dalam bidang agama.

  • Menghormati guru yang memberikan pelajaran. Mendengarkan guru serta memperhatikan materi ketika pelajaran sedang berlangsung adalah satu di antara bentuk tenggang rasa kepada guru. Menjaga kelas agar tidak gaduh juga termasuk menghargai teman yang ingin memahami pelajaran.

  • Menolong teman yang membutuhkan bantuan. Memberikan bantuan berarti mempermudah kesulitan yang sedang dialami teman. Menolong teman tanpa membedakan agama, gender, warna kulit maupun kondisi fisiknya merupakan tenggang rasa yang sangat harus kita contoh.

  • Membantu teman yang kesulitan belajar. Siswa memiliki daya serap materi berbeda satu sama lain. Siswa yang sudah memahami pelajaran akan lebih baik jika mengajarkannya kepada teman yang kesulitan memahami materi.

  • Meminjami uang kepada teman yang tidak diberi uang saku. Teman yang mengalami kesulitan ekonomi sering tidak membawa uang saku. Sebagai siswa yang memiliki sikap tenggang rasa, kita harus meminjaminya uang saku atau bisa membelikan mereka beberapa makanan.

Contoh Sikap Tenggang Rasa di Rumah

  • Membantu pekerjaan orang tua. Anak harus memahami orang tua yang lelah karena bekerja. Maka setidaknya, anak membantu sebisa yang dilakukannya untuk meringankan pekerjaan orang tua.

  • Menaati nasihat orang tua. Nasihat orang tua ditujukan untuk kebaikan anak-anaknya. Maka itu, setiap anak akan lebih baik menaati perintah orang tua. Hal ini juga bertujuan untuk menghindari perselisihan dalam keluarga.

  • Menghormati keputusan setiap anggota keluarga. Meski dalam satu keluarga, setiap anggota keluarga pasti mempunyai perbedaan pemikiran, pemahaman, dan kepentingan sehingga anak juga sering melakukan hal sesuai tahap perkembangannya. Maka, orang tua juga harus memahaminya. Sebaliknya, anak juga tidak boleh melarang keputusan orang tua atas dirinya.

  • Bersikap sopan kepada orang tua. Sopan menjadi satu di antara kunci kerukunan dalam keluarga. Bertenggang rasa dengan bersikap sopan dengan tidak berkata kasar, mencium tangan orang tua, serta mengucap salam ketika masuk dan keluar rumah.

  • Menyayangi antaranggota keluarga. Sayang kepada setiap anggota keluarga misalnya tidak iri terhadap saudaranya, membantu pekerjaan rumahnya, selalu bercakap dan berinteraksi. Hal ini akan meningkatkan kedekatan serta menambah tenggang rasa di antara mereka.

Contoh Sikap Tenggang Rasa di Lingkungan Masyarakat

  • Silaturahmi atau berkunjung ke rumah tentangga. Berkunjung ke rumah tetangga akan meningkatkan kerukunan. Perasaan saling memahami meminimalisasi pertikaian dalam masyarakat.

  • Menjenguk tetangga yang sakit. Menanyakan kabar, keadaan serta mendoakan tetangga yang sakit sangat penting. Hal ini bentuk kepedulian dalam masyarakat.

  • Tidak menyetel radio dengan suara keras. Mengeraskan volume radio akan mengganggu kenyamanan orang lain. Entah mereka sedang bersitirahat, melakukan pekerjaan atau bahkan sedang beribadah kita harus senantiasa membuat kondisi lingkungan nyaman.

  • Membagi makanan bagi yang membutuhkan. Hal ini satu di antara bentuk tenggang rasa kepada tetangga atas apa yang kita punya. Akan lebih baik lagi memberikan makanan kepada orang yang benar-benar membutuhkan di sekitar kita.

  • Memberikan bantuan kepada siapa saja tanpa memandang status sosial. Setiap anggota masyarakat harus mempuyai sikap kepedulian terhadap sesama. Ketika ingin memberikan bantuan tidak boleh melihat status sosialnya. Tenggang rasa menuntut kita untuk membantu siapa saja yang membutuhkan.

Sumber: pendidikanmu.com, kosngosan.com

Dapatkan artikel contoh berbagai tema lain dengan mengeklik tautan ini.

Tujuan kami adalah menciptakan tempat yang aman dan menarik bagi pengguna untuk terhubung melalui minat dan kegemaran. Untuk meningkatkan pengalaman komunitas, kami menangguhkan sementara fitur komentar artikel