Contoh-Contoh Simbiosis Komensalisme Beserta Penjelasannya

·Bacaan 3 menit

Bola.com, Jakarta - Simbiosis ialah sebuah hubungan timbal balik di antara dua makhluk hidup yang berbeda. Di kehidupan, banyak terjadi simbiosis-simbiosis baik pada manusia, hewan, dan tumbuhan.

Tak bisa dimungkiri, makhluk hidup yang ada di bumi semuanya saling bergantung dan berhubungan satu sama lain. Jadi, simbiosis terjadi karena suatu organisme tidak dapat hidup sendiri dan saling membutuhkan.

Interaksi yang dilakukan tersebut dapat bersifat merugikan, menguntungkan, atau netral. Makhluk hidup yang melakukan simbiosis itu disebut dengan simbion.

Adanya simbiosis tersebut agar bisa bertahan hidup dengan mengandalkan atau berhubungan dengan makhluk hidup lain yang tidak sejenis.

Di sisi lain, ada beberapa jenis simbiosis yang terjadi dalam kehidupan. Satu di antara jenis simbiosis ialah simbiosis komensalisme.

Simbiosis komensalisme adalah hubungan timbal balik antara dua makhluk hidup yang menguntungkan satu pihak dan pihak yang lain tidak dirugikan maupun diuntungkan.

Pada simbiosis komensalisme ini, hanya satu pihak saja yang diuntungkan, sementara pihak lain tidak mendapat pengaruh apa pun.

Berikut ini kumpulan contoh simbiosis komensalisme beserta penjelasannya, seperti dilansir dari laman zonareferensi.com, Senin (20/9/2021).

Contoh Simbiosis Komensalisme

Ikan Remora dengan Ikan Hiu

Satu di antara contoh simbiosis komensalisme yang terkenal adalah interaksi antara ikan remora dan ikan hiu. Ikan kecil remora biasanya berenang berdekatan dengan ikan hiu. Tujuannya adalah mendapatkan sisa-sisa makanan serta untuk perlindungan dari pemangsanya.

Ikan remora akan mendapat keuntungan tersebut, sementara ikan hiu tidak akan terpengaruh oleh kehadiran ikan remora di dekatnya.

Tumbuhan Paku dengan Tumbuhan Jati

Hubungan antara tumbuhan paku dan tumbuhan jati juga termasuk contoh simbiosis komensalisme. Tumbuhan paku akan menempel pada tumbuhan jati. Gunanya agar tumbuhan paku dapat memperoleh cahaya matahari.

Keuntungan akan didapatkan oleh tumbuhan paku yang mendapat sinar matahari, sementara tumbuhan jati tidak mendapat pengaruh apa pun dari tumbuhan paku tersebut.

Contoh Simbiosis Komensalisme

Tumbuhan Sirih dengan Inangnya

Biasanya tumbuhan sirih akan mengikuti tanaman inangnya. Hal ini dilakukan untuk memperoleh sinar matahari guna melakukan proses fotosintesis tumbuhan.

Tumbuhan sirih mendapat keuntungan dengan sinar matahari, sementara bagi tumbuhan inangnya tidak dirugikan dam juga tidak diuntungkan.

Tanaman Paku Tanduk Rusa dengan Inangnya

Biasanya tanaman paku tanduk rusa menempel erat pada pohon inangnya. Tujuannya untuk mendapatkan cahaya matahari serta bahan lain seperti air untuk proses fotosintesis.

Paku tanduk rusa akan mendapat keuntungan karena mendapat bahan-bahan fotosintesis. Namun, tumbuhan inangnya juga tidak dirugikan dan tidak diuntungkan dengan adanya tanamanan paku.

Contoh Simbiosis Komensalisme

Ikan Remora dengan Ikan Pari

Interaksi antara ikan remora dan ikan pari hampir mirip dengan interaksi antara ikan remora dan ikan hiu. Ikan remora menempel pada ikan pari dengan memanfaatkan sirip punggung yang berubah menjadi pengisap.

Jika ikan pari memperoleh makanan, ikan remora juga akan mendapatkan sisa-sisa makanan yang menempel.

Keuntungan akan didapat oleh ikan remora dengan mendapatkan sisa-sisa makanan, sementara ikan pari tidak terganggu oleh kehadiran ikan remora tersebut.

Udang dengan Timun Laut

Udang biasanya menunggangi mentimun laut. Tujuannya untuk memperoleh sisa-sisa makanan dari timun laut.

Keuntungan akan didapatkan oleh udang berupa sisa-sisa makanan, sementara mentimun laut tidak akan mendapat keuntungan maupun kerugian.

Contoh Simbiosis Komensalisme

Cacing Pipih dan Kepiting

Cacing pipih biasanya akan menempel pada kepiting dengan tujuan untuk mendapatkan sisa-sisa makanan pada kepiting.

Cacing pipih akan mendapatkan keuntungan dengan memperoleh makanan, sementara kepiting tidak dirugikan dan tidak diuntungkan.

Rayap dengan Protozoa Berflagella

Protoza berflagella hidup dalam saluran pencernaan rayap dan mencerna selulosa dari kayu untuk kemudian menjadi molekul-molekul karbohidrat yang lebih sederhana sehingga dapat dicerna.

Protoza berflagella akan mendapat keuntungan dari interaksi tersebut karena dapat berlindung di dalam tubuh rayap, sementara rayap tidak akan terpengaruh.

Sumber: Zonareferensi

Tujuan kami adalah menciptakan tempat yang aman dan menarik bagi pengguna untuk terhubung melalui minat dan kegemaran. Untuk meningkatkan pengalaman komunitas, kami menangguhkan sementara fitur komentar artikel