Contoh Surat Pembatalan Jual Beli Tanah

Contoh Surat Pembatalan Jual Beli Tanah
Contoh Surat Pembatalan Jual Beli Tanah

RumahCom – Surat pembatalan jual beli tanah adalah surat dimana pemilik tanah membatalkan adanya pembelian atau transaksi terhadap pembeli tanah. Dalam hal ini berdasarkan PP No. 10 tahun 1961 menjelaskan bahwa yang dapat membatalkan akta jual beli tanah hanyalah para pihak dihadapan PPAT atau apabila salah satu pihak hendak membatalkan akta jual beli harus mengajukan permohonan (gugatan) melalui Pengadilan Negeri.

Lalu bagaimana cara dan contoh pembatalan jual beli tanah tersebut? Berikut penjelasan detailnya yang bisa Anda temukan di artikel ini:

  • Contoh Surat Pembatalan Jual Beli Tanah

  • Alasan Pembatalan Jual Beli Tanah

  • Prosedur Pembatalan Jual Beli Tanah

  • Konsekuensi Pembatalan Jual Beli Tanah

Berikut penjelasan detail mengenai surat pembatalan jual beli tanah dan persyaratannya yang bisa Anda simak di bawah ini.

[ArticleCallout]{ “title”: “Mengenal BP2BT dan Bedanya dengan Bantuan Pembiayaan Perumahan Lain”, “excerpt”: “Simak penjelasannya di sini!”, “link”: “https://www.rumah.com/panduan-properti/bp2bt-58013”, “image”: “https://cdn-cms.pgimgs.com/static/2021/11/Alt-Text-Mengenal-BP2BT-dan-Bedanya-dengan-Bantuan-Pembiayaan-Perumahan-Lain-e1640926311921.jpg” } [/ArticleCallout]

Contoh Surat Pembatalan Jual Beli Tanah

<em>Anda dapat melakukan pembatalan jual beli tanah dengan membuat surat bermaterai yang diajukan ke pembeli.</em>
Anda dapat melakukan pembatalan jual beli tanah dengan membuat surat bermaterai yang diajukan ke pembeli.

Dalam pembatalan jual beli tanah, Anda dapat mengajukan surat terlebih dahulu kepada pihak pembeli. Sebagai awal dalam melakukan pembatalan jual beli tanah tersebut. Berikut contoh surat pembatalan jual beli tanah seperti di bawah ini:

Alasan Pembatalan Jual Beli Tanah

<em>Adanya beberapa alasan dan faktor yang membuat pembatalan jual beli tanah terjadi. </em>
Adanya beberapa alasan dan faktor yang membuat pembatalan jual beli tanah terjadi.

Alasan dari pembatalan jual beli tanah dapat mencakup beberapa alasan. Beberapa alasan dapat berupa sebagai berikut:

  • Tidak telah terjadi kesepakatan bebas dari para pihak yang membuat perjanjian, baik karena telah terjadi kekhilafan, paksaan atau penipuan pada salah satu pihak dalam perjanjian pada saat perjanjian itu dibuat (Pasal 1321 sampai dengan Pasal 1328 KUHPerdata)

  • Salah satu pihak dalam perjanjian tidak cakap untuk bertindak dalam hukum (Pasal 1330 sampai dengan Pasal 1331 KUHPerdata), dan atau tidak memiliki kewenangan untuk melakukan tindakan atau perbuatan hukum tertentu. Dalam hal tidak terjadi kesepakatan secara bebas, pihak yang telah khilaf, dipaksa, atau ditipu tersebut, memiliki hak untuk meminta pembatalan perjanjian pada saat ia mengetahui terjadinya kekhilafan, paksaan, atau penipuan tersebut.

  • Pihak yang tidak cakap dan atau wakilnya yang sah berhak untuk memintakan pembatalan perjanjian. Dalam kasus ini maka dapat dikategorikan sebagaimana pasal 1330 – 1331 KUHPerdata maka ahli waris yang lain dapat meminta pembatalan karena alasan dimana penjualan dilakukan saat ahli waris penjual tidak memiliki kewenangan tanah yang dijual merupakan warisan yang belum dibagi.

  • Tidak adanya atau telat dalam pelunasan pembayaran jual beli tanah dari pihak pembeli, maka penjual tanah selaku pemilik tanah dapat melakukan pembatalan karena adanya kurang bayar dari pihak pembeli yang melewati jatuh tempo dari perjanjian yang sudah disepakati.

Itulah beberapa alasan pembatalan jual beli tanah. Jika Anda tidak tertarik membeli tanah dan lebih memilih rumah jadi. Berikut daftar hunian di kawasan Cinere, Depok dibawah Rp1 miliar yang bisa jadi referensi Anda!

Prosedur Pembatalan Jual Beli Tanah

<em>Anda dapat mengecek kembali PPJB yang telah dibuat agar bisa melihat perjanjian sesuai atau tidak antara kedua belah pihak.</em>
Anda dapat mengecek kembali PPJB yang telah dibuat agar bisa melihat perjanjian sesuai atau tidak antara kedua belah pihak.

Tata cara dalam pembatalan jual beli bisa dilakukan.Misalnya dalam PPJB, sering ditentukan sebelum diputuskan suatu perjanjian, haruslah terlebih dahulu diberikan peringatan. Pihak yang tidak memenuhi prestasinya untuk melaksanakan kewajibannya dapat diberikan peringatan. Peringatan ini bisa dilakukan dua atau tiga kali.

Bila peringatan tersebut masih tidak dihiraukan, maka salah satu pihak dapat langsung memutuskan perjanjian tersebut. Pemberian peringatan ini sejalan dengan KUHPerdata, yaitu dengan ingebrekestelling, yaitu dengan dikeluarkannya akta lalai oleh pihak kreditur Dalam Pasal 1238 KUHPerdata, somasi (dengan berbagai perkecualian) pada prinsipnya memang diperlukan untuk dapat memutuskan suatu kontrak perjanjian.

[PropertyTip]Anda dapat melakukan pembatalan jual beli tanah jika adanya para pihak yang tidak melakukan transaksi sesuai PPJB.[/PropertyTip]

Konsekuensi Pembatalan Jual Beli Tanah

<em>Adanya konsekuensi yang didapat akibat pembatalan jual beli tanah yang telah dilakukan. (Foto: Patricia White Lawyers & Advocates Ltd.)</em>
Adanya konsekuensi yang didapat akibat pembatalan jual beli tanah yang telah dilakukan. (Foto: Patricia White Lawyers & Advocates Ltd.)

Jika adanya pembatalan perjanjian jual beli tanah secara sepihak maka konsekuensi yang didapat dari kedua belah pihak adalah sebagai berikut:

  • Berakhirnya sebuah perjanjian dan selama dibutuhkan para pihak dapat melepas diri dari hal-hal yang telah ditentukan dalam Pasal 1266 dan Pasal 1267 KUHPerdata, dan penjual berkewajiban untuk mengembalikan uang sejumlah yang telah dibayar oleh pembeli setelah dipotong beberapa persen dari harga jual yang ditetapkan sebagai bentuk ganti dari biaya yang telah dikeluarkan oleh penjual dengan ditambahkan denda yang perlu dibayarkan oleh pembeli kepada penjual.

  • Pihak-pihak bisa dikenai denda yang jumlahnya disesuaikan dengan kesepakatan bersama yang wajib dibayarkan oleh pembeli kepada penjual maupun sebaliknya, untuk setiap hari keterlambatan yang semestinya dibayarkan dengan sekaligus. Pertanggungjawaban para pihak terhadap perbuatannya adalah kewajiban masing-masing pihak tersebut

Tonton video berikut ini untuk mengetahui cara mengetahui KPR!

Temukan lebih banyak pilihan rumah terlengkap di Daftar Properti dan Panduan Referensi seputar properti dari Rumah.com

Hanya Rumah.com yang percaya Anda semua bisa punya rumah