Update Corona 7 November Ada 4.262 Kasus Baru Covid-19, 1.118 dari Jakarta

·Bacaan 2 menit

Fimela.com, Jakarta Update corona di Indonesia, 7 November 2020 kembali dirilis Satgas Penanganan Covid-19. Terdapat penambahan 4.262 kasus baru terkonfirmasi Covid-19 dan jumlah totalnya menjadi 433.836 kasus.

Penambahan tersebut diketahui dari hasil pemeriksaan terhadap 38.249 spesimen. Dan dari data tersebut, sebanyak 1.118 kasus baru berasal dari Jakarta.

Melansir dari Liputan6.com, dalam 24 jam terakhir pasien yang dinyatakan sembuh dari Covid-19 juga bertambah sebanyak 3.712 orang. Dengan demikian, jumlah nasional pasien yang tidak lagi terinfeksi Covid-19 bertambah 364.417 orang.

Begitu juga kasus kematian karena Covid-19 masih terus bertambah sebanyak 98 orang. Sehingga akumulasi pasien Covid-19 yang meninggal menjadi 14.540 jiwa.

Data update pasien virus Covid-19 ini tercatat sejak pukul 12.00 WIB, Jumat, 6 November 2020 hingga pukul 12.00 WIB hari ini.

Istana Nilai Vaksin Covid-19 Sinovac Lebih Baik untuk Indonesia

Ilustrasi Swab Test Covid-19 (ShutterStock/By aslysun)
Ilustrasi Swab Test Covid-19 (ShutterStock/By aslysun)

Sementara itu, Tenaga Ahli Utama Kedeputian II Bidang Pembangunan Manusia Kantor Staf Presiden (KSP) Brian Sri Prahastuti menilai vaksin Covid-19 dari Sinovac lebih baik untuk Indonesia daripada kandidat vaksin lainnya. Hal ini lantaran Indonesia terlibat dalam proses uji klinis tahap III vaksin Sinovac.

"Pemahaman Indonesia memang lebih baik untuk vaksin produksi Sinovac karena Indonesia terlibat dalam uji klinis tahap tiga, serta PT Bio Farma (Persero) akan terlibat juga dalam proses produksinya pada tahapan tertentu," ujar Brian dikutip dari siaran persnya, Sabtu (7/11/2020).

"Dan kita ketahui bahwa Bio Farma dalam produksi vaksin dan Rumah Sakit Hasan Sadikin (RSHS) dalam uji klinis vaksin memiliki kredibilitas tinggi secara internasional," sambung dia.

Dengan fakta itu, Brian menegaskan, masyarakat tidak perlu ragu atas kesimpulan dan rekomendasi akhir dari vaksin Covid-19. Apalagi, proses ini juga melibatkan Indonesia In Technical Advisory Group on Immunization (ITAGI).

Dia menekankan, prinsip keamanan menjadi pertimbangan utama dalam pelaksanaan vaksinasi Covid-19. Brian mengungkapkan, pemerintah melibatkan Badan Pengawas Obat dan Makanan (BPOM) sebagai lembaga resmi di Indonesia yang memberikan izin edar dan punya persetujuan penggunaan darurat (Emergency Use Authorization/EUA).

Simak video berikut ini

#ChangeMaker