Corona COVID-19 Dunia: AS Kasus Terbanyak, Italia Kematian Tertinggi, China Pasien Sembuh Terbesar

Liputan6.com, Jakarta - Virus Corona COVID-19 masih jadi pandemi global. Jumlah kasus pasien positif COVID-19 di dunia, hingga Jumat (27/3/2020), telah menembus angka 500 ribu.

Kasus terbanyak saat ini berada di Amerika Serikat, mengalahkan jumlah di China yang merupakan pusat wabah Virus Corona jenis baru ini. Sementara, jumlah kematian tertinggi berada di Italia, dan total pasien sembuh terbesar ada di China.

Berdasarkan data dari www.worldometers.info/coronavirus, berikut ini jumlah kasus, kematian, dan pasien yang sembuh di Amerika, Italia, dan China sebagai tiga negara dengan jumlah infeksi Virus Corona COVID-19 tertinggi di dunia:

  1. Amerika Serikat: 85.594 kasus, 1.300 kematian, 1,868 sembuh.
  2. China: 81.340 kasus, 3.292 kematian, 74.588 sembuh.
  3. Italia: 80.589 kasus, 8.215 kematian, 10.361 sembuh.

 

 

**Ayo berdonasi untuk perlengkapan medis tenaga kesehatan melawan Virus Corona COVID-19 dengan klik tautan ini.

Naik 100 Ribu dalam 2 Hari

Banner Infografis Cara China hingga Vietnam Tangani Virus Corona. (Liputan6.com/Abdillah)

Dalam waktu sekitar dua hari, total kasus Corona COVID-19 di seluruh dunia melonjak dari 400.000 menjadi 500.000 kasus.

Hingga Kamis, 26 Maret 2020 pukul 14.00 EST atau Jumat (27/3) pukul 01.00 WIB, jumlah kasus COVID-19 di seluruh dunia menembus angka 500.000, demikian menurut Center for Systems Science and Engineering (CSSE) di Universitas Johns Hopkins.

Data terbaru itu mencatat 510.108 kasus dengan 22.993 kematian, papar CSSE.

Di luar China, negara-negara yang melaporkan lebih dari 10.000 kasus meliputi Italia, Amerika Serikat, Spanyol, Jerman, Iran, Prancis, dan Swiss. Italia mencatat jumlah kasus kematian tertinggi akibat penyakit tersebut, yaitu 8.165 kasus, menurut CSSE.

Hanya dalam waktu sekitar dua hari, total kasus Corona COVID-19 di seluruh dunia melonjak dari 400.000 menjadi 500.000 kasus. Sejauh ini, lebih dari 170 negara dan kawasan telah melaporkan kasus COVID-19, kata CSSE.

Saksikan video pilihan di bawah ini: