Update Corona COVID-19 pada 19 Mei 2020 di Jatim: Total Pasien Sembuh 387 Orang

Liputan6.com, Surabaya - Gubernur Jawa Timur (Jatim) Khofifah Indar Parawansa menyampaikan kabar baik ada penambahan pasien positif Corona COVID-19 yang sudah terkonversi menjadi negatif atau sembuh di wilayahnya.

"Alhamdulillah ada penambahan 12 pasien sembuh sehingga totalnya menjadi 387 orang atau setara dengan 16,32 persen," ujarnya dalam konferensi pers di Gedung Negara Grahadi Surabaya, Selasa malam (19/5/2020).

Khofifah menuturkan, ke-12 pasien sembuh dari Corona COVID-19 tersebut masing-masing satu dari Kabupaten Lumajang, Kabupaten Jember, Kabupaten Ponorogo, Kabupaten Bangkalan, Kabupaten Tuban dan Kabupaten Situbondo. Sedangkan masing-masing dua berasal dari Kabupaten Nganjuk, Kabupaten Bojonegoro dan Kota Surabaya.

"Sedangkan pasien yang meninggal hari ini ada 6 orang yang semuanya berasal dari Kota Surabaya. Total pasien meninggal di Jatim ada 230 orang atau setara 9,7 persen," ucap Khofifah.

“Untuk orang dengan status PDP dari angka 5.014 kini menjadi 5.198 dan untuk yang berstatus ODP dari angka 22.859 kini naik menjadi 22.985 orang,” ujar Khofifah. 

Update Kasus Corona COVID-19 di Jatim pada 18 Mei 2020

Wakil Gubernur Jawa Timur Emil Dardak (Foto: Liputan6.com/Dian Kurniawan)

Sebelumnya, dinamika persebaran kasus Corona COVID-19 terus bertambah cukup signifikan di Jawa Timur (Jatim). Per hari ini tercatat ada penambahan 131 kasus baru sehingga total secara keseluruhan menjadi 2.281 orang. 

"Jadi hari ini diumumkan 131 kasus baru. Nanti Pak Dokter Kohar akan menjelaskan lebih detil bagaimana (penularan) 131 kasus baru ini,” ujar Wakil Gubernur Jatim Emil Elistianto Dardak dalam konferensi pers live streaming di Gedung Negara Grahadi Surabaya, Jawa Timur, pada Senin malam, 18 Mei 2020.

131 kasus baru terkait Corona COVID-19 itu tersebar di 14 kabupaten/kota. Rinciannya, di Kota Surabaya sebanyak 50 kasus, Kabupaten Sidoarjo 37 kasus, Tulungangung 14 kasus, Kabupaten Gresik 8 kasus, Bojonegoro 7 kasus, dan Ponorogo serta Kabupaten Kediri masing-masing 4 kasus.

Kemudian satu kasus masing-masing di Kota Pasuruan, Kota Madiun, Kota Malang, Kabupaten Jombang, Lamongan, Sampang, dan Kabupaten Pasuruan. Adapun pasien dalam pengawasan atau PDP terkait Corona COVID-19 bertambah menjadi 5.014 pasien. Dari jumlah itu, pasien yang masih dalam pengawasan sebanyak 2.330 orang. 

"Sementara orang dalam pemantauan atau ODP bertambah menjadi 22.859 orang. Dari jumlah itu, yang masih dipantau sebanyak 4.093 orang," ujar Emil. 

Saksikan Video di Bawah Ini