Corona di Indonesia, Antrean Pengunjung Peminat Diskon Indofest 2020 Tetap Mengular

Liputan6.com, Jakarta -  Meski dibayang-bayangi kekhawatiran sepi akibat virus Corona terdeteksi di Indonesia, pameran Indofest Indofishing 2020 tetap diminati pengunjung. Bahkan, antrean panjang sudah terjadi di depan salah satu brand yang membuka booth di sana.

Antrean pengunjung di depan booth Deuter sudah mencapai lima meter dalam setengah jam akses pameran dibuka sejak pukul 10.00 WIB. Baik laki-laki maupun perempuan tampak sabar menunggu giliran dilayani. Terdapat dua kasir yang sibuk melayani pesanan dan transaksi konsumen.

Selama menunggu antrean di Indofest 2020, mereka menandai daftar item yang akan dibeli. Pada daftar itu tercantum 70-an item yang ditawarkan, mulai dari tas Cartier, tenda, hingga tas pinggang. Namun, yang paling diminati adalah item tas carrier berukuran 50 liter.

"Ini diskonnya hampir 50 persen, tapi yang beli sebenarnya tidak hanya ini (tas carier) sih," kata Rudi, penanggung jawab booth Deuter di Indofest 2020, di Hall B JCC, Jakarta, Kamis (12/3/2020).

Ia mengatakan antrean tersebut selalu terjadi dalam keikutsertaan brand perlengkapan outdoor asal Jerman itu dalam Indofest. Bahkan pada 2018 saat pameran digelar di Istora Senayan, calon konsumen harus mengantre di tribun sebelum bisa dilayani.

Namun pada tahun ini, Rudi mengaku tidak menyangka antrean bisa terjadi seperti biasa. "Kita sih sudah mengantisipasi kalau toko akan sepi karena sedang Corona kan," ujarnya.

Pemeriksaan Suhu Tubuh

Indofest 2020. (Liputan6.com/Dinny Mutiah)

Sementara itu, pameran Indofest yang menginjak tahun ke-5 memberlakukan sistem pengecekan suhu di akses pintu masuk menuju area pameran. Pengunjung yang lolos pengecekan akan diberikan stiker bulat berwarna hijau.

Hal itu dilakukan sebagai langkah antisipasi mencegah penyebaran virus Corona. Panitia sebelumnya juga menyampaikan akan menyiapkan ambulans dan ruang isolasi jika mendapati pengunjung yang suhu tubuhnya di atas normal.

Ketua Pelaksana Indofest 2020 Eva Fitri Yeni menerangkan, pihaknya menyiapkan infrared thermal gun untuk mengecek panas tubuh peserta maupun pengunjung pameran di sejumlah pintu masuk. Selanjutnya, panitia menyiapkan hand sanitizer di area publik untuk menjaga higenitas.

Indofest juga menyediakan tim medis untuk mengantisipasi seorang dengan gejala mengidap virus corona. "Kita juga menyiapkan ambulans untuk berjaga-jaga. Kita juga ada ruang isolasi untuk berjaga-jaga bila ternyata ada yang kondisinya mengkhawatirkan sebelum dijemput pihak yang berwenang," katanya.

Selain dari panitia acara, JCC selalu pengelola gedung juga menerapkan pengamanan serupa. Dengan begitu, pengamanan ganda diberlakukan.

"Tim Indofest selalu berkoordinasi dengan sumber-sumber terpercaya terkait virus Corona, seperti Kementerian Kesehatan, Dinas Kesehatan DKI Jakarta, dan manajemen Jakarta Convention Center. Pengunjung Indofest diimbau tak perlu khawatir secara berlebihan," katanya.

Dalam pameran yang akan berlangsung hingga 15 Maret 2020i, pengunjung bisa menemukan beragam perlengkapan outdoor untuk kegiatan wisata minat khusus dan petualangan, di antaranya mendaki gunung, arung jeram, sepeda, panjat tebing, kano, memancing, diving dan motor adventure.

Saksikan Video Pilihan Berikut Ini: