Update COVID-19 11 April 2021: Kasus Virus Corona Lebih dari 135 Juta Kasus

·Bacaan 1 menit

Liputan6.com, Jakarta - Hingga kini, kasus COVID-19 di dunia telah mencapai 135,4 juta kasus dengan hampir 3 juta kematian, menurut Pusat Riset Virus Corona Johns Hopkins. Virus masih merajalela sementara masyarakat lelah menghadapi lockdown.

Melansir VOA Indonesia, Minggu (11/4/2021), Iran memulai lockdown 10 hari pada Sabtu (10/4) guna menekan gelombang keempat infeksi virus corona. Di Bucharest sekitar 1.000 orang memprotes pembatasan terkait COVID-19. Sementara itu di Paris, lebih dari 100 orang didenda karena makan di restoran yang melanggar peraturan pembatasan sosial.

Di Iran, lebih dari 250 kota, termasuk ibu kota, Tehran, dinyatakan sebagai zona merah.

Artinya, wilayah itu memiliki tingkat positif virus corona tertinggi dan pembatasan paling ketat. Lebih dari 85 persen warga Iran berada di zona merah atau oranye, kata pihak berwenang.

AS Masih Jadi Negara dengan Kasus Tertinggi

Presiden Amerika Serikat terpilih, Joe Biden menerima suntikan dosis pertama vaksin Covid-19 di Rumah Sakit Christiana di Newark, Delaware, Senin (21/12/2020). Peristiwa ini disiarkan secara langsung oleh televisi untuk meyakinkan publik AS tentang keamanan vaksin Covid-19. (AP Photo/Carolyn Kaster)
Presiden Amerika Serikat terpilih, Joe Biden menerima suntikan dosis pertama vaksin Covid-19 di Rumah Sakit Christiana di Newark, Delaware, Senin (21/12/2020). Peristiwa ini disiarkan secara langsung oleh televisi untuk meyakinkan publik AS tentang keamanan vaksin Covid-19. (AP Photo/Carolyn Kaster)

Hingga hari ini, Amerika Serikat masih menjadi negara dengan kasus COVID-19 tertinggi yakni 31,1 juta.

Sementara itu, Brasil mengikuti dengan 13,4 juta kasus dan India dengan 13,3 juta kasus.