Update COVID-19: 15 Provinsi Laporkan Angka Sembuh Lebih Tinggi per 2 Juni 2021

·Bacaan 1 menit

Liputan6.com, Jakarta Data harian sebaran COVID-19 per 2 Juni 2021 pukul 12.00 WIB menunjukkan ada 15 provinsi dengan angka sembuh lebih tinggi dari kasus baru COVID-19.

Provinsi-provinsi tersebut yakni Bengkulu, Bangka Belitung, Jawa Barat, Bali, Nusa Tenggara Barat, Kalimantan Barat, Kalimantan Tengah, Kalimantan Selatan.

Kalimantan Timur, Kalimantan Utara, Sulawesi Tengah, Sulawesi Tenggara, Gorontalo, Maluku Utara, dan Papua Barat.

-Bengkulu hari ini melaporkan 13 kasus baru dan 40 sembuh.

-Bangka Belitung 100 kasus positif baru dan 152 sembuh.

-Jawa Barat 930 kasus konfirmasi baru dan 2.877 telah sembuh dari COVID-19.

-Bali 33 kasus baru dan 75 sembuh.

-Nusa Tenggara Barat 124 kasus baru dan 170 sembuh.

-Kalimantan Barat 105 kasus baru dan 109 sembuh.

-Kalimantan Tengah 81 kasus positif baru dan 157 sembuh.

-Kalimantan Selatan 12 kasus baru dan 32 sembuh.

-Kalimantan Timur melaporkan 64 kasus baru dan 106 sembuh.

-Kalimantan Utara 11 kasus baru dan 68 sembuh.

-Sulawesi Tengah 30 kasus baru dan 46 sembuh.

-Sulawesi Tenggara tidak melaporkan kasus positif baru, tapi ada 3 orang sembuh.

-Gorontalo 4 kasus baru dan 9 sembuh.

-Maluku Utara 3 kasus baru dan 15 orang dinyatakan sembuh.

-Papua Barat 5 kasus baru dan 16 orang sembuh dari COVID-19.

Total pasien sembuh hari ini adalah 6.022 sehingga akumulasi pasien sembuh dari COVID-19 hingga 2 Juni 2021 pukul 12.00 WIB adalah 1.680.501.

Data tersebut juga menunjukkan jumlah spesimen sebanyak 64.830 dan suspek sebanyak 63.643.

Infografis Setahun Pandemi COVID-19, Pariwisata Dunia dan Indonesia Terpuruk

Infografis . Setahun Pandemi Covid-19, Pariwisata Dunia dan Indonesia Terpuruk
Infografis . Setahun Pandemi Covid-19, Pariwisata Dunia dan Indonesia Terpuruk

Simak Video Berikut Ini

Tujuan kami adalah menciptakan tempat yang aman dan menarik bagi pengguna untuk terhubung melalui minat dan kegemaran. Untuk meningkatkan pengalaman komunitas, kami menangguhkan sementara fitur komentar artikel