COVID-19 Belum Berakhir, Menko PMK: Jangan Lengah

·Bacaan 1 menit

Liputan6.com, Jakarta Menteri Koordinator Bidang Pembangunan Manusia dan Kebudayaan Indonesia Muhadjir Effendy menyampaikan bahwa mau tak mau masyarakat akan berdampingan dengan COVID-19 dalam waktu lama.

“Kita berhadapan dengan satu kenyataan bahwa, suka tidak suka, mau tidak mau kita akan berdampingan dengan COVID-19 dalam jangka waktu yang belum bisa kita pastikan kapan berakhir,” ujar Muhadjir dalam konferensi pers, Senin (30/8/2021).

Maka dari itu, lanjutnya, setiap elemen masyarakat perlu bekerja sama dalam menghadapi pandemi. Salah satunya dengan taat menjalankan protokol kesehatan.

“Manfaatkan semua kemampuan kita termasuk teknologi digital guna mempercepat pemulihan di bidang kesehatan, ekonomi, serta untuk mengakhiri pandemi ini.”

“Jangan lengah tetap waspada tinggi agar pandemi terkendali. Terakhir, ikut sukseskan program vaksinasi” sambungnya.

Kedatangan Vaksin Tahap 45

Dalam kesempatan yang sama, Muhadjir juga melaporkan terkait kedatangan vaksin COVID-19 tahap 45 di Bandara Soekarno-Hatta. Hari ini sudah datang 9,2 juta dosis berupa “bakalan” vaksin.

“Semua ini adalah bukti nyata bahwa pemerintah terus berupaya keras mendatangkan vaksin COVID-19 untuk memenuhi kebutuhan vaksinasi nasional,” tambah Muhadjir.

Capaian Hingga 26 Agustus

Hingga 26 Agustus 2021, capaian vaksinasi dosis pertama adalah sebesar 28,53 persen. Sedangkan vaksin dosis kedua sebesar 16,02 persen.

“Untuk percepatan capaian vaksinasi dibutuhkan kerja sama yang sangat erat, peran serta seluruh elemen bangsa juga sangat diharapkan. Karenanya, pemerintah mengajak semua pihak untuk bahu- membahu demi suksesnya vaksinasi nasional ini,” pungkasnya.

Infografis Rencana Vaksin Ketiga COVID-19 Berbayar di 2022

Infografis Rencana Vaksin Ketiga Covid-19 Berbayar di 2022. (Liputan6.com/Abdillah)
Infografis Rencana Vaksin Ketiga Covid-19 Berbayar di 2022. (Liputan6.com/Abdillah)
Tujuan kami adalah menciptakan tempat yang aman dan menarik bagi pengguna untuk terhubung melalui minat dan kegemaran. Untuk meningkatkan pengalaman komunitas, kami menangguhkan sementara fitur komentar artikel