Update COVID-19 di DKI 23 Juli: Total 778.520 Positif, 687.864 Sembuh

·Bacaan 1 menit

VIVA – Kepala Bidang Pencegahan dan Pengendalian Penyakit Dinas Kesehatan Provinsi DKI Jakarta Dwi Oktavia mengatakan, jumlah kasus aktif di Jakarta turun sejumlah 6.563 kasus, sehingga jumlah kasus aktif sampai hari ini sebanyak 79.635 (orang yang masih dirawat/ isolasi).

"Sedangkan, jumlah kasus konfirmasi positif COVID-19 secara total di Jakarta sampai hari ini sebanyak 778.520 kasus," kata Dwi di Jakarta, Jumat, 23 Juli 2021.

Perlu diketahui, hasil tes antigen positif di Jakarta tidak masuk dalam total kasus positif karena semua dikonfirmasi ulang dengan PCR.

"Dari jumlah total kasus positif, total orang dinyatakan telah sembuh sebanyak 687.864 dengan tingkat kesembuhan 88,4 persen, dan total 11.021 orang meninggal dunia dengan tingkat kematian 1,4 persen, sedangkan tingkat kematian Indonesia sebesar 2,6 persen," ujarnya.

Dinas Kesehatan Pemerintah Provinsi DKI Jakarta, dilakukan tes PCR sebanyak 45.197 spesimen. Dari jumlah tes tersebut, sebanyak 32.993 orang dites PCR hari ini untuk mendiagnosis kasus baru dengan hasil 8.033 positif dan 24.960 negatif.

Selain itu, dilakukan pula tes Antigen hari ini sebanyak 11.581 orang dites, dengan hasil 1.064 positif dan 10.517 negatif.

Lebih lanjut, Dwi juga menyampaikan, target tes WHO adalah 1.000 orang dites PCR per sejuta penduduk per minggu (bukan spesimen), artinya target WHO untuk Jakarta adalah minimum 10.645 orang dites per minggu.

"Target ini telah Jakarta lampaui selama beberapa waktu. Dalam seminggu terakhir ada 200.526 orang dites PCR. Sementara itu, total tes PCR DKI Jakarta kini telah mencapai 477.734 per sejuta penduduk," ujarnya.

Untuk positivity rate atau persentase kasus positif sepekan terakhir di Jakarta sebesar 25,7 persen, sedangkan persentase kasus positif secara total sebesar 15,3 persen. WHO juga menetapkan standar persentase kasus positif tidak lebih dari 5 persen.

Tujuan kami adalah menciptakan tempat yang aman dan menarik bagi pengguna untuk terhubung melalui minat dan kegemaran. Untuk meningkatkan pengalaman komunitas, kami menangguhkan sementara fitur komentar artikel